{"id":613,"date":"2021-09-06T23:32:45","date_gmt":"2021-09-06T16:32:45","guid":{"rendered":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/?p=613"},"modified":"2023-07-13T16:24:18","modified_gmt":"2023-07-13T09:24:18","slug":"ui-ux-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/ui-ux-adalah\/","title":{"rendered":"Apa itu UI UX? Pengertian, Perbedaan Utama, dan Fungsinya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">UI UX adalah kepanjangan dari User Interface (UI) dan User Experience (UX) yang sangat penting dalam pengembangan produk-produk digital seperti aplikasi dan website.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">UI UX sendiri sebenarnya merupakan dua hal yang berbeda, namun keberadaan keduanya tidak dapat dipisahkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika satu aspek saja ditinggalkan, produk yang dikembangakan tidak akan memperoleh hasil yang maksimal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika penasaran tentang apa itu UI UX, perbedaan antara UI dan UX, serta masing-masing fungsinya, Sahabat Aksara berada pada artikel yang tepat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yuk, langsung saja simak penjelasan lengkapnya!<\/span><\/p>\n<h2><b>Apa Itu UI UX?<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_618\" aria-describedby=\"caption-attachment-618\" style=\"width: 412px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-618\" src=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Sumber-Freepik-stories4-290x300.png\" alt=\"Apa Itu UI UX?\" width=\"412\" height=\"426\" srcset=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Sumber-Freepik-stories4-290x300.png 290w, https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Sumber-Freepik-stories4.png 483w\" sizes=\"auto, (max-width: 412px) 100vw, 412px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-618\" class=\"wp-caption-text\"><em>Sumber: Freepik\/ stories<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mari kita mulai dengan penjelasan tentang UX terlebih dahulu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">UX (User Experience) adalah proses mendesain untuk mengembangkan kualitas produk berdasarkan human-first approach.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang perlu diingat adalah, UX bukan tentang desain visual; namun terkait kemudahan, relevansi, dan efisiensi pemakaian suatu produk oleh <em>user<\/em> (pengguna produk).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Desainer akan memikirkan keinginan dan kebutuhan user saat menggunakan produk yang diciptakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oh iya, penilaian pengalaman user mencakup seluruh aspek interaksi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mulai dari aspek interaksi dengan perusahaan, layanan, struktur desain, hingga navigasi penggunaan produk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, UX bukan sekedar berpatokan pada ulasan dan penilaian dari user.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun lebih kepada memprhatikan pengalaman personal masing-masing usernya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah \u201cuser experience\u201d sendiri pertama kali dikemukakan oleh Don Norman pada tahun 1990.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beliau adalah seorang Cognitive Scientist &amp; User Experience Architect sekaligus co-founder dari Nielsen Norman Group Design Consultancy.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kamus Norman, UX tidak terbatas pada produk berbasis digital saja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">UX mencakup produk jenis apapun yang bersinggungan langsung dengan user, seperti lampu jalan, mobil, mesin cuci, sofa, mesin kopi, dan lain sebagainya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, kekinian, desain UX lebih dikenal untuk mendefinisikan proses desain produk industri digital seperti aplikasi, website, smarthphone, dan lain sebagainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_615\" aria-describedby=\"caption-attachment-615\" style=\"width: 458px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-615\" src=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Sumber-Freepik-stories5-300x200.png\" alt=\"UI UX adalah\" width=\"458\" height=\"305\" srcset=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Sumber-Freepik-stories5-300x200.png 300w, https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Sumber-Freepik-stories5.png 620w\" sizes=\"auto, (max-width: 458px) 100vw, 458px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-615\" class=\"wp-caption-text\"><em>Sumber: Freepik\/ stories<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kini, mari berpindah ke pembahasan mengenai UI.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">UI (User Interface) adalah proses optimasi desain visual suatu produk digital berdasarkan human-first approach.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fokusnya tertuju pada keindahan tampilan dan interaktivitas suatu produk digital di mata user.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agar saat user berinteraksi dengan produk, seluruh prosesnya terasa mudah dan menyenangkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbeda dengan UX yang dapat diterapkan pada berbagai macam produk, UI murni hanya diterapkan dalam produk-produk digital.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, produk-produk digital tersebut memiliki tampilan yang konsisten, koheren, dan secara estetika menyenangkan mata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Komponen yang diperhatikan oleh desainer UI meliputi ikon, tombol, tipografi, skema warna, gambar, animasi, perbandingan ukuran objek, dan visual interaktif lainnya.<\/span><\/p>\n<p>Contoh pengapliksian UI desain adalah pada tampilan smartphone, mulai dari lock screen hingga tampilan seluruh sistem yang ada di dalamnya.<\/p>\n<p>Smartphone dengan UI yang baik akan sangat menyenangkan dipakai karena nyaman di mata.<\/p>\n<p>Letak tiap-tiap menunya pun terlihat jelas dan mudah untuk diakses.<\/p>\n<p>Misalkan Sahabat Aksara sekalian sedang mencari fitur kamera.<\/p>\n<p>Dengan tata letak yang baik, juga desain ikon kamera yang jelas, pasti Anda dapat dengan mudah menemukan fitur kamera.<\/p>\n<p>Sehingga, Anda tidak ketinggalan momen untuk mengabadikan berbagai peristiwa menakjubkan.<\/p>\n<p>Oh iya, sebagai catatan, karena pada artikel ini yang sedang dibahas adalah UI UX, maka setiap kata produk yang ada pada pembahasan selanjutnya mengacu pada produk digital.<\/p>\n<h2><b>Fungsi UI UX dalam Pengembangan Produk<\/b><\/h2>\n<figure id=\"attachment_617\" aria-describedby=\"caption-attachment-617\" style=\"width: 474px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-617\" src=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Sumber-Freepik-stories-300x267.png\" alt=\"UI UX adalah\" width=\"474\" height=\"422\" srcset=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Sumber-Freepik-stories-300x267.png 300w, https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Sumber-Freepik-stories.png 610w\" sizes=\"auto, (max-width: 474px) 100vw, 474px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-617\" class=\"wp-caption-text\"><em>Sumber: Freepik\/ stories<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">UI UX bersifat saling melengkapi satu sama lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebuah website maupun aplikasi dengan UI yang menarik tapi sulit untuk dioperasikan jelas akan membuat user merasa kesal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan UX yang baik tanpa tampilan yang nyaman dan indah di mata tentu membuat user bosan bahkan mengalami computer vision syndrom.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk penjelasan lebih lanjut terkait fungsi UI UX, simak penjelasan berikut ini:<\/span><\/p>\n<p><b>1. Menghasilkan Produk yang Disukai dan Dibutuhkan\u00a0<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">UI UX berfungsi untuk membuahkan produk sesuai dengan selera visual user secara umum dan dilengkapi dengan fitur-fitur yang dibutuhkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Produk yang tampilannya sesuai dengan selera dan kebutuhan user tentunya akan lebih diminati.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya sebuah website dengan UI minimalis yang menyediakan fitur dark mode.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aplikasi maupun website yang menyediakan fitur dark mode dewasa ini lebih disukai oleh user karena dianggap baik untuk kesehatan baterai dan penglihatan pengguna.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tampilan dark mode juga dapat menjadi solusi untuk penderita fotofobia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Design ala dark mode ini banyak digunakan oleh produk digital terkemuka seperti Iphone, WhatsApp, Instagram, dan lain sebagainya.<\/span><\/p>\n<p>Contoh selanjutnya adalah sebuah website dengan UX micro interaction yang banyak disukai oleh user.<\/p>\n<p>Micro interaction merupakan unsur detail yang memiliki satu fungsi spesifik dan melibatkan user.<\/p>\n<p>Misalkan pada saat Anda sebagai user mengklik tombol &#8220;daftar&#8221;, maka produk akan memberi tanggapan dengan memunculkan ulat lucu yang bergerak melingkar sebagai tanda data sedang diproses.<\/p>\n<p>Pengalaman user menunggu proses loading yang memakan waktu sekian detik pun terasa lebih menghibur.<\/p>\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"http:\/\/CSS : Pengertian, Fungsi, &amp; Cara Kerjanya\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mengenal CSS &#8211; Bahasa Pemrograman untuk Mempercantik Website<\/a><\/strong><\/p>\n<p><b>2. Meningkatkan Penjualan Produk<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Produk dengan tampilan yang menarik dan user friendly, akan memberikan kesan pertama yang kuat pada user.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kesan pertama yang baik tentu akan membuat user merasa puas dan bertahan menggunakan produk tersebut, bahkan merekomendasikannya pada orang lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut data dari <a href=\"https:\/\/www.dotcominfoway.com\/blog\/infographic-why-users-uninstall-your-app\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Statista<\/a>, tercatat sebanyak <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">62%<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> user meng-uninstall produk aplikasi yang berpenampilan tidak menarik dan sering mengalami gangguan.<\/span><\/p>\n<p>Sungguh sebuah kerugian besar bagi suatu perusahaan yang sudah mengerahkan waktu dan biayanya saat pembuatan produk.<\/p>\n<h2><b>Perbedaan UI UX\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah mengenali UI UX secara singkat, mari kita lihat dengan lebih seksama perbedaan utama antara UI dan UX pada produk digital.<\/span><\/p>\n<p><b>1. Tujuan Desain<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tujuan desain antara UI dan UX memiliki perbedaan yang signifikan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">UI bertujuan untuk memperindah tampilan produk-produk digital.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan UX bertujuan untuk meningkatkan kepuasan pengguna produk berdasarkan kemudahan pemakaian.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua aspek tersebut sebisa mungkin dimaksimalkan untuk mendapatkan kesan pertama yang positif dari pengguna.<\/span><\/p>\n<p><b>2. Tanggung Jawab pada Proses Desain<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena memiliki tujuan yang berbeda, alur kerja yang dimiliki oleh desainer UI dan UX pun berbeda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Umumnya, dalam pembuatan suatu produk, disainer UX akan bekerja terlebih dahulu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Desainer UX akan bertanggung jawab pada pembuatan:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">information architecture,\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">wireframe,\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">UX flow,<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">dan prototype.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan desainer UI akan bertanggung jawab pada pembuatan:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">design system,<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/aplikasi-mockup-website\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mockup produk<\/a>,<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\">dan prototype.<\/li>\n<\/ol>\n<figure id=\"attachment_616\" aria-describedby=\"caption-attachment-616\" style=\"width: 438px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-616\" src=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Sumber-Freepik-stories3-292x300.png\" alt=\"UI UX adalah\" width=\"438\" height=\"450\" srcset=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Sumber-Freepik-stories3-292x300.png 292w, https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Sumber-Freepik-stories3.png 481w\" sizes=\"auto, (max-width: 438px) 100vw, 438px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-616\" class=\"wp-caption-text\"><em>Sumber: Freepik\/ stories<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama, Desainer UX akan bekerjasama dengan para researcher terlebih dahulu untuk mengetahui selera dan kebutuhan <a href=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/target-market-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">target market<\/a>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah proses research selesai, baru desainer UX merancang <\/span><strong><i>information architecture<\/i><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> produk sebelum masuk ke tahap pengaturan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>UK flow<\/strong>.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em>UX flow<\/em> adalah tahap dimana UX desainer menjelaskan alur dan cara user menggunakan produk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">UX flow ini kemudian didokumentasikan agar pihak product developer mudah dalam proses pengembangan produk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, UX desainer akan berpindah kepada tahap perancangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>wireframe<\/strong>.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah wireframe selesai dan disetujui, designer UI akan membuat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>design system<\/strong>.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam tahap ini pihak UI banyak berkolaborasi dengan developer, untuk memastikan apakah desain yang dibuat memungkinkan untuk dieksekusi kelak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu, UI designer akan membuat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>mockup<\/strong> <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">produk menggunakan aplikasi desain yang mereka kuasai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentunya pembuatan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">mockup <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">juga berdasarkan hasil research terkait tren visual terkini, namun tidak melenceng dari konsep dan identitas perusahaan yang diusung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, selanjutnya adalah kerjasama antara desainer UI dan UX untuk pembuatan <\/span><strong><i>prototype<\/i><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Langkah ini digunakan untuk memastikan produk dapat digunakan secara nyaman oleh user dan tampilannya memenuhi standar estetika yang telah ditentukan melalui research.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya pada langkah pembuatan prototype ini ada banyak masukan dan ide-ide baru yang muncul yang pihak yang terkait dengan project dan dari sampel user.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika prototype sudah disempurnakan dan mendapatkan persetujuan, barulah masuk ke tahap eksekusi produk yang akan ditangani oleh pihak developer.<\/span><\/p>\n<p><b>3. Komponen Desain<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Komponen yang membangun desain UI berfokus pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">ikon, tombol, warna, gambar, animasi, tipografi, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">skema warna <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang berpengaruh pada visual produk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan komponen desain UX meliputi hampir seluruh komponen produk yaitu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">fitur, struktur desain, navigasi, copywriting, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">hingga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">branding.<\/span><\/i><\/p>\n<p><b>4. Tools untuk Mendesain\u00a0<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena membuat dua hal yang berbeda, desainer UI dan UX jelas menggunakan tools yang berbeda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Desainer UI akan lebih memanfaatkan aplikasi desain seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Adobe Illustrator<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Flinto<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Principle<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">,<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> Frames X<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan lain sebagainya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penggunaan aplikasi di atas didukung oleh penggunaan aplikasi tambahan seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">unique interaction icon, easy transitions, UI assets and kits, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan lain sebagainya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan untuk desainer UX, ada beberapa aplikasi yang digunakan untuk membuat prototype, yaitu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sketch<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">InVision<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Figma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Adobe XD<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Axure<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan lain sebagainya.<\/span><\/p>\n<p><b>5. Skill\u00a0<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Desainer UI tentu harus memiliki skill yang mumpuni untuk mengoperasikan paling tidak satu aplikasi desain grafis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, seorang yang berurusan dengan visual dan estetika suatu produk tentu harus memiliki selera yang bagus, kreatif, dan selalu up-to-date pada tren terbaru.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sehingga, produk yang dihasilkan atau dikembangkan selalu tampak menarik, interaktif, dan sesuai dengan jamannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan untuk UX desainer, skill yang harus dikuasai adalah kemampuan riset yang baik juga kemampuan berlogika yang tinggi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemampuan riset tentu akan membawa produk pada desain teknologi terkini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan kemampuan berlogika yang tinggi akan mempermudah UX desainer dalam menganalisis dan memecahkan permasalahan yang dihadapi dalam proses pengembangan produk.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/html-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mengenal Bahasa Markup HTML dalam Pembuatan Website<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Penutup<\/h3>\n<p>Nah, sekarang sudah jelaskan bahwa UI UX adalah dua hal yang berbeda namun bersifat saling melengkapi.<\/p>\n<p>Jika keduanya dimaksimalkan, suatu produk digital dapat memberikan tingkat kepuasan yang tinggi kepada user.<\/p>\n<p>Kenapa?<\/p>\n<p>Karena produk digital tersebut jadi mudah digunakan untuk memenuhi kebutuhan user dan memiliki tampilan yang bernilai estetika tinggi.<\/p>\n<p>Nah, setelah website Anda menerapkan desain UI UX secara maksimal, alangkah baiknya jika menggunakan <a href=\"https:\/\/aksaradata.id\/domain-premium\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">domain premium.<\/a><\/p>\n<p>Supaya brand Anda menjadi lebih kuat dan website Anda terlihat lebih profesional.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>UI UX adalah kepanjangan dari User Interface (UI) dan User Experience (UX) yang sangat penting dalam pengembangan produk-produk digital seperti aplikasi dan website. UI UX sendiri sebenarnya merupakan dua hal yang berbeda, namun keberadaan keduanya tidak dapat dipisahkan. Jika satu aspek saja ditinggalkan, produk yang dikembangakan tidak akan memperoleh hasil yang maksimal. Jika penasaran tentang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":619,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_links_to":"","_links_to_target":""},"categories":[8,2,3],"tags":[88,90,89],"class_list":["post-613","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-home","category-marketing","category-website","tag-ui-ux","tag-user-experience","tag-user-interface"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Apa itu UI UX? Pengertian, Perbedaan Utama, dan Fungsinya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"UI UX adalah proses desain dalam pembuatan produk agar user mendapatkan pengalaman yang memuaskan. Yuk, cek penjelasannya pada artikel ini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/ui-ux-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa itu UI UX? Pengertian, Perbedaan Utama, dan Fungsinya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"UI UX adalah proses desain dalam pembuatan produk agar user mendapatkan pengalaman yang memuaskan. Yuk, cek penjelasannya pada artikel ini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/ui-ux-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Aksaradata\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-09-06T16:32:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-07-13T09:24:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/ADD-blog-Apa-itu-UI-UX-Pengertian-Perbedaan-Utama-dan-Manfaatnya.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"743\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Febriyani Suryaningrum\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Febriyani Suryaningrum\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/ui-ux-adalah\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/ui-ux-adalah\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Febriyani Suryaningrum\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/0388eddd08b4ba9644bd28c5338f4463\"},\"headline\":\"Apa itu UI UX? Pengertian, Perbedaan Utama, dan Fungsinya\",\"datePublished\":\"2021-09-06T16:32:45+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-13T09:24:18+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/ui-ux-adalah\\\/\"},\"wordCount\":1483,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/ui-ux-adalah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/ADD-blog-Apa-itu-UI-UX-Pengertian-Perbedaan-Utama-dan-Manfaatnya.jpg\",\"keywords\":[\"UI UX\",\"User Experience\",\"User Interface\"],\"articleSection\":[\"Home\",\"Marketing\",\"Website\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/ui-ux-adalah\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/ui-ux-adalah\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/ui-ux-adalah\\\/\",\"name\":\"Apa itu UI UX? Pengertian, Perbedaan Utama, dan Fungsinya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/ui-ux-adalah\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/ui-ux-adalah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/ADD-blog-Apa-itu-UI-UX-Pengertian-Perbedaan-Utama-dan-Manfaatnya.jpg\",\"datePublished\":\"2021-09-06T16:32:45+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-13T09:24:18+00:00\",\"description\":\"UI UX adalah proses desain dalam pembuatan produk agar user mendapatkan pengalaman yang memuaskan. Yuk, cek penjelasannya pada artikel ini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/ui-ux-adalah\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/ui-ux-adalah\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/ui-ux-adalah\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/ADD-blog-Apa-itu-UI-UX-Pengertian-Perbedaan-Utama-dan-Manfaatnya.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/ADD-blog-Apa-itu-UI-UX-Pengertian-Perbedaan-Utama-dan-Manfaatnya.jpg\",\"width\":1000,\"height\":743,\"caption\":\"UI UX adalah\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/ui-ux-adalah\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa itu UI UX? Pengertian, Perbedaan Utama, dan Fungsinya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Aksaradata\",\"description\":\"Platform Reseller Registrasi Domain\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"PT Aksara Data Digital\",\"url\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/03\\\/small-aksara.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/03\\\/small-aksara.png\",\"width\":130,\"height\":64,\"caption\":\"PT Aksara Data Digital\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/0388eddd08b4ba9644bd28c5338f4463\",\"name\":\"Febriyani Suryaningrum\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d1cd08837e8484ccb82750cbee5266838655f16e4cdc2d780d4d87a3cb33f819?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d1cd08837e8484ccb82750cbee5266838655f16e4cdc2d780d4d87a3cb33f819?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d1cd08837e8484ccb82750cbee5266838655f16e4cdc2d780d4d87a3cb33f819?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Febriyani Suryaningrum\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/author\\\/febriyani\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa itu UI UX? Pengertian, Perbedaan Utama, dan Fungsinya","description":"UI UX adalah proses desain dalam pembuatan produk agar user mendapatkan pengalaman yang memuaskan. Yuk, cek penjelasannya pada artikel ini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/ui-ux-adalah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa itu UI UX? Pengertian, Perbedaan Utama, dan Fungsinya","og_description":"UI UX adalah proses desain dalam pembuatan produk agar user mendapatkan pengalaman yang memuaskan. Yuk, cek penjelasannya pada artikel ini!","og_url":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/ui-ux-adalah\/","og_site_name":"Aksaradata","article_published_time":"2021-09-06T16:32:45+00:00","article_modified_time":"2023-07-13T09:24:18+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":743,"url":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/ADD-blog-Apa-itu-UI-UX-Pengertian-Perbedaan-Utama-dan-Manfaatnya.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Febriyani Suryaningrum","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Febriyani Suryaningrum","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/ui-ux-adalah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/ui-ux-adalah\/"},"author":{"name":"Febriyani Suryaningrum","@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/#\/schema\/person\/0388eddd08b4ba9644bd28c5338f4463"},"headline":"Apa itu UI UX? Pengertian, Perbedaan Utama, dan Fungsinya","datePublished":"2021-09-06T16:32:45+00:00","dateModified":"2023-07-13T09:24:18+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/ui-ux-adalah\/"},"wordCount":1483,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/ui-ux-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/ADD-blog-Apa-itu-UI-UX-Pengertian-Perbedaan-Utama-dan-Manfaatnya.jpg","keywords":["UI UX","User Experience","User Interface"],"articleSection":["Home","Marketing","Website"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/aksaradata.id\/blog\/ui-ux-adalah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/ui-ux-adalah\/","url":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/ui-ux-adalah\/","name":"Apa itu UI UX? Pengertian, Perbedaan Utama, dan Fungsinya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/ui-ux-adalah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/ui-ux-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/ADD-blog-Apa-itu-UI-UX-Pengertian-Perbedaan-Utama-dan-Manfaatnya.jpg","datePublished":"2021-09-06T16:32:45+00:00","dateModified":"2023-07-13T09:24:18+00:00","description":"UI UX adalah proses desain dalam pembuatan produk agar user mendapatkan pengalaman yang memuaskan. Yuk, cek penjelasannya pada artikel ini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/ui-ux-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/aksaradata.id\/blog\/ui-ux-adalah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/ui-ux-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/ADD-blog-Apa-itu-UI-UX-Pengertian-Perbedaan-Utama-dan-Manfaatnya.jpg","contentUrl":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/ADD-blog-Apa-itu-UI-UX-Pengertian-Perbedaan-Utama-dan-Manfaatnya.jpg","width":1000,"height":743,"caption":"UI UX adalah"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/ui-ux-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa itu UI UX? Pengertian, Perbedaan Utama, dan Fungsinya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/","name":"Aksaradata","description":"Platform Reseller Registrasi Domain","publisher":{"@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/#organization","name":"PT Aksara Data Digital","url":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/small-aksara.png","contentUrl":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/small-aksara.png","width":130,"height":64,"caption":"PT Aksara Data Digital"},"image":{"@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/#\/schema\/person\/0388eddd08b4ba9644bd28c5338f4463","name":"Febriyani Suryaningrum","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d1cd08837e8484ccb82750cbee5266838655f16e4cdc2d780d4d87a3cb33f819?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d1cd08837e8484ccb82750cbee5266838655f16e4cdc2d780d4d87a3cb33f819?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d1cd08837e8484ccb82750cbee5266838655f16e4cdc2d780d4d87a3cb33f819?s=96&d=mm&r=g","caption":"Febriyani Suryaningrum"},"url":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/author\/febriyani\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/613","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=613"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/613\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2637,"href":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/613\/revisions\/2637"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/619"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=613"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=613"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=613"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}