{"id":469,"date":"2021-08-09T16:53:32","date_gmt":"2021-08-09T09:53:32","guid":{"rendered":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/?p=469"},"modified":"2022-02-17T16:49:54","modified_gmt":"2022-02-17T09:49:54","slug":"css-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/css-adalah\/","title":{"rendered":"CSS : Pengertian, Fungsi, &#038; Cara Kerjanya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">CSS adalah kependekan dari Cascading Style Sheet, sebuah <a href=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/bahasa-pemrograman\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bahasa pemrograman<\/a> yang penting untuk dipelajari oleh seorang <a href=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/apa-itu-website\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">website <\/a>developer.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cMengapa CSS penting?\u201d<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cBukankah pondasi sebuah website adalah bahasa markup HTML?\u201d<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yup, benar sekali! HTML memang merupakan kunci utama yang berfungsi sebagai pondasi dasar pembangunan sebuah website.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan website tetap bisa berjalan tanpa menggunakan CSS.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun perlu diketahui, tanpa CSS website Anda akan memiliki tampilan yang sangat sederhana.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pasalnya, HTML tidak dirancang untuk menentukan aspek visual pada suatu website. Bahasa markup ini lebih ditujukan untuk membagi struktur dokumen.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, untuk Anda yang ingin mengetahui penjelasan lebih lanjut tentang apa itu CSS, langsung saja simak artikel di bawah ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selamat membaca!<\/span><\/p>\n<h2><b>Apa itu CSS?<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-486 aligncenter\" src=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Screenshot_18-300x194.png\" alt=\"CSS adalah\" width=\"414\" height=\"268\" srcset=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Screenshot_18-300x194.png 300w, https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Screenshot_18-768x498.png 768w, https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Screenshot_18.png 892w\" sizes=\"auto, (max-width: 414px) 100vw, 414px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">CSS adalah sebuah bahasa pemrograman yang digunakan untuk menjadikan halaman website lebih menarik dan variatif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">CSS dapat digunakan untuk mengatur desain, layout, dan variasi display untuk ditampilkan pada berbagai macam perangkat, ukuran layar, dan printer.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan menggunakan CSS, pekerjaan seorang website developer juga semakin mudah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahasa pemrograman ini dapat mengontrol layout beberapa website sekaligus, dimana style definition nya tersimpan dalam .css files eksternal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya, seorang website developer juga bisa mendekorasi situs menggunakan HTML saja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun proses yang ditempuh akan sangat panjang, rumit, dan tentunya jadi memakan biaya yang lebih banyak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, Anda ingin mengganti warna dari hitam menjadi biru, hijau, dan kuning pada suatu website dengan jumlah teks yang banyak; katakanlah 200 paragraf.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka, Anda harus mengganti kode HTML pada tiap-tiap paragrafnya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pastinya hal ini akan sangat memusingkan dan menghabiskan waktu Anda yang berharga.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Begini contoh script HTML yang harus ditulis saat ingin mengubah warna.<\/span><\/p>\n<div style=\"-moz-border-radius: 10px; -webkit-border-radius: 10px; background-color: #ebe8e4; border-radius: 10px; border: 4px double #fff; padding: 10px; t-align: left;\">\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><font color=\u201dblue\u201d> Aksara Data Digital < \/ font>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/ ><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><font color=\u201dyellow\u201d> Aksara Data Digital < \/ font>.<\/span><\/p>\n<\/div>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lain dengan HTML yang harus dituliskan satu-persatu, CSS akan membuat seluruh warna teks berubah dengan otomatis tanpa harus memasukkan kodenya secara manual.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah mengapa seorang website developer membutuhkan CSS, agar dapat bekerja dengan lebih cepat. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Baik untuk mengatur sesuatu yang sederhana maupun yang kompleks.<\/span><\/p>\n<h3><b>Sejarah Singkat Bahasa Pemrograman CSS<\/b><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-487 aligncenter\" src=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Screenshot_19-300x157.png\" alt=\"Sejarah CSS\" width=\"545\" height=\"285\" srcset=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Screenshot_19-300x157.png 300w, https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Screenshot_19.png 572w\" sizes=\"auto, (max-width: 545px) 100vw, 545px\" \/><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terciptanya CSS diawali dari ide besar dari Hakon Wium Lie yang tertuang dalam proposalnya mengenai Cascading HTML Style Sheet (CHSS) pada konferensi World Wide Consortium (W3C) di Chicago, Illinois.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konferensi tersebut diadakan pada bulan Oktober 1994.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proposal yang diajukan oleh Lie tersebut akhirnya di kembangkan bersama dengan Bert Bos menjadi CSS.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, proyek pengerjaan CSS juga didukung oleh Thomas Reardon, seorang programmer dari Microsoft.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">CSS 1 kemudian resmi dirilis kepada publik pada tahun 1996.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nama CSS diambil dari bentuk deklarasi style berbeda yang diletakkan secara berurutan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada 17 Agustus 1996, pihak W3C (World Wide Web Consortium) merekomendasi CSS sebagai sebuah bahasa pemrograman standar dalam pembuatan website.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian pada tahun 1998, W3C menyempurnakan CSS dan menamainya sebagai CSS 2. Pada level ini, CSS dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan terhadap format dokumen agar dapat ditampilkan pada printer.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hingga pada akhirnya, terbitlah CSS 3 yang memiliki beberapa fitur baru yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Animasi<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> \u2013 sehingga tidak lagi membutuhkan Adobe Flash dan Microsoft Silverlight.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Efek teks<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> \u2013 ada tiga macam yaitu teks berbayang, kolom koran, dan word-wrap.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Jenis huruf eksternal<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> \u2013 sehingga bisa menggunakan berbagai huruf yang tidak termasuk dalam web-safe font.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Efek pada kotak<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> \u2013 ada tiga macam efek yang dapat diterapkan yaitu kotak yang ukurannya dapat diubah-ubah, transformasi 2 dimensi dan 3 dimensi, sudut-sudut yang tumpul dan bayangan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kini, CSS di maintain W3C oleh sebuah divisi bernama CSS Working Group.\u00a0 Mereka membuat dokumen yang dikenal dengan nama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">specifications<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika sebuah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">specifications <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">telah didiskusikan dan secara resmi oleh anggota W3C, dokumen tersebut akan disebut <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">recommendation <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(proposal).<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Specifications <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang telah diresmikan disebut sebagai recommendation karena W3C tidak memiliki kontrol pada penerapannya secara nyata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Software akan dibuat oleh perusahaan dan organisasi yang bergerak secara mandiri.<\/span><\/p>\n<blockquote><p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/php-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bahasa Pemrograman PHP \u2013 Pengertian, Fungsi, & Cara Kerjanya<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<h2><b>Fungsi CSS<\/b><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-488\" src=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Screenshot_21-300x137.png\" alt=\"Fungsi Cascading Style Sheet\" width=\"423\" height=\"193\" srcset=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Screenshot_21-300x137.png 300w, https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Screenshot_21.png 707w\" sizes=\"auto, (max-width: 423px) 100vw, 423px\" \/><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentunya banyak fungsi yang diberikan oleh penggunaan CSS. Berikut penjelasannya:<\/span><\/p>\n<p><b>1. Mempercepat Proses Desain<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang telah dibahas pada penjelasan sebelumnya, mendesain sebuah website menggunakan HTML akan menyita sangat banyak waktu, tenaga, dan biaya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perkara mengubah warna pada sebuah file HTML saja merepotkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, ketika menggunakan CSS semua menjadi lebih cepat dan mudah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anda tinggal mengetikkan satu kali fungsi CSS kemudian menggunakannya di berbagai halaman HTML.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anda tidak perlu menyalin barisan kode fungsi dan mendeskripsikan semua warna, font, background dan lainnya secara terpisah berulang kali.<\/span><\/p>\n<p><b>2. Membuat Tampilan Website Lebih Variatif<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">CSS memiliki Array Attribute yang lebih luas daripada HTML. Sehingga, dapat memberikan tampilan website yang lebih baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, Anda dapat memiliki lebih dari satu tampilan website.<\/span><\/p>\n<p><b>3. Membuat Halaman Lebih Cepat Dimuat<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat menggunakan bahasa pemrograman ini, Anda cukup menuliskan\u00a0 satu aturan CSS saja dan menerapkannya pada berbagai file yang membutuhkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, file hanya mengandung sedikit baris kode yang harus dimuat pada proses download website.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah baris kode yang sedikit inilah yang membuat proses download menjadi lebih cepat.<\/span><\/p>\n<p><b>4. Mempermudah Proses Pemeliharaan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam pembangunan sebuah website pasti memerlukan maintenance jangka panjang, terlebih lagi terkait tampilannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pasti Anda sebagai pemilik website ingin memiliki tampilan yang semakin baik dan menarik sesuai dengan perkembangan tren, bukan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, CSS akan memudahkan Anda untuk mengubah tampilan berbagai halaman website.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cukup dengan mengubah fungsi style di file CSS, maka seluruh tampilan yang menggunakan fungsi tersebut akan berubah secara otomatis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak harus diubah secara manual, satu-persatu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>5. Membuat Optimasi ke Perangkat Lain Lebih Mudah<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">CSS memungkinkan Anda untuk mengoptimasi konten ke lebih dari satu perangkat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya ketika Anda memproses sebuah dokumen, namun secara tidak diduga harus menggunakan perangkat yang baru.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila menggunakan CSS, Anda bisa menyesuaikan tampilan dokumen di perangkat versi lama dengan perangkat versi baru.\u00a0<\/span><\/p>\n<blockquote><p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/html-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">HTML \u2013 Pengertian, Sejarah, & Cara Kerjanya<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<h2><b>Cara Kerja CSS<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahasa pemrograman CSS secara default menggunakan Bahasa Inggris sederhana berbasis syntax.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">CSS akan bekerja dengan cara memisahkan kode-kode yang mengatur tentang visual website dan kode-kode yang mengatur tentang konten.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Struktur dalam Bahasa Pemrograman ini cukup sederhana. Dalam CSS, aturan syntax nya tersusun dari sebuah selector dan declaration block.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sini, Anda dapat memilih elemen yang mana yang diinginkan kemudian Anda dapat melakukan declaration terhadap elemen tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selector akan mengarahkan elemen dalam HTML yang ingin Anda percantik visualnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Declaration block sendiri mengandung satu atau lebih declarations yang penulisannya dipisahkan oleh tanda titik koma (<strong>;<\/strong>).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, setiap declarations memiliki sebuah property name dan value yang penulisannya dipisahkan oleh titik dua (<strong>:<\/strong>).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada akhirnya declaration block ditutup dengan tanda kurung kurawal (<strong>{}<\/strong>).<\/span><\/p>\n<h2><b>Jenis-Jenis CSS<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut <a href=\"https:\/\/w3techs.com\/technologies\/details\/ce-css\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">W3tech<\/a>, terdapat tiga jenis CSS yang diklasifikasikan berdasarkan penggunaannya. Berikut penjelasannya:<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-491 aligncenter\" src=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Screenshot_22-300x87.png\" alt=\"Jenis-Jenis CSS\" width=\"598\" height=\"173\" srcset=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Screenshot_22-300x87.png 300w, https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Screenshot_22.png 517w\" sizes=\"auto, (max-width: 598px) 100vw, 598px\" \/><\/p>\n<p><b>1. External Style Sheet CSS<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">External Style Sheet CSS adalah baris kode yang bisa langsung diletakkan di luar area object.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">CSS jenis ini dapat digunakan secara berulang pada beberapa objek sekaligus. External Style Sheet CSS juga dapat digunakan antar website, sehingga lebih menghemat ruang.<\/span><\/p>\n<p><b>2. Inline Style Sheet CSS<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Inline Style Sheet CSS adalah baris kode yang biasa diterapkan secara langsung pada objek yang ingin didesain ulang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya saat Anda ingin merubah sebuah text berwarna hitam menjadi berwarna kuning.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengguna CSS jenis ini hanya perlu membubuhkan tag <strong><style><\/strong> sehingga sangat mudah dan menghemat waktu pengerjaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>3. Embedded Style Sheet CSS<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Internal Style Sheet CSS adalah aturan CSS yang bisa ditempatkan dalam dokumen HTML menggunakan elemen style untuk memuat aturan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cirinya hampir sama dengan Inline Style Sheet CSS, karena diletakkan pada halaman yang sama pada suatu website.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tag yang digunakan adalah<strong> < style > \u2026 <\/style><\/strong> yang ditempatkan dalam tag<strong> <head> \u2026 <\/head><\/strong>.<\/span><\/p>\n<h3><b>Penutup<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bisa kita simpulkan bersama bahwa CSS adalah bahasa pemrograman yang sangat penting untuk pembuatan sebuah website.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan menggunakan CSS, Anda akan memiliki website dengan tampilan yang lebih menarik dengan proses pembuatan yang lebih mudah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahasa pemrograman ini digunakan berdampingan dengan bahasa markup HTML dan bahasa pemrograman PHP.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti website <\/span><a href=\"https:\/\/aksaradata.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Aksara Data Digital \u2013 Platform Reseller Registrasi Domain Terbaik<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> ini. Tampilannya jadi menarik dengan berbagai font tulisan dan background colorful dengan memanfaatkan CSS.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>CSS adalah kependekan dari Cascading Style Sheet, sebuah bahasa pemrograman yang penting untuk dipelajari oleh seorang website developer.\u00a0 \u201cMengapa CSS penting?\u201d\u00a0 \u201cBukankah pondasi sebuah website adalah bahasa markup HTML?\u201d Yup, benar sekali! HTML memang merupakan kunci utama yang berfungsi sebagai pondasi dasar pembangunan sebuah website.\u00a0 Dan website tetap bisa berjalan tanpa menggunakan CSS. Namun perlu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":490,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_links_to":"","_links_to_target":""},"categories":[8,3],"tags":[69,68],"class_list":["post-469","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-home","category-website","tag-cascading-style-sheet","tag-css"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>CSS : Pengertian, Fungsi, &amp; Cara Kerjanya - Aksaradata<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"CSS adalah bahasa pemrograman yang digunakan berdampingan dengan HTML untuk membangun website. Cek penjelasan selengkapnya di artikel ini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/css-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"CSS : Pengertian, Fungsi, &amp; Cara Kerjanya - Aksaradata\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"CSS adalah bahasa pemrograman yang digunakan berdampingan dengan HTML untuk membangun website. Cek penjelasan selengkapnya di artikel ini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/css-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Aksaradata\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-08-09T09:53:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-02-17T09:49:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/ADD-blog-CSS-Pengertian-Fungsi-Cara-Kerjanya.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"743\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Febriyani Suryaningrum\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Febriyani Suryaningrum\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/css-adalah\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/css-adalah\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Febriyani Suryaningrum\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/0388eddd08b4ba9644bd28c5338f4463\"},\"headline\":\"CSS : Pengertian, Fungsi, &#038; Cara Kerjanya\",\"datePublished\":\"2021-08-09T09:53:32+00:00\",\"dateModified\":\"2022-02-17T09:49:54+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/css-adalah\\\/\"},\"wordCount\":1277,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/css-adalah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/ADD-blog-CSS-Pengertian-Fungsi-Cara-Kerjanya.jpg\",\"keywords\":[\"Cascading Style Sheet\",\"CSS\"],\"articleSection\":[\"Home\",\"Website\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/css-adalah\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/css-adalah\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/css-adalah\\\/\",\"name\":\"CSS : Pengertian, Fungsi, & Cara Kerjanya - Aksaradata\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/css-adalah\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/css-adalah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/ADD-blog-CSS-Pengertian-Fungsi-Cara-Kerjanya.jpg\",\"datePublished\":\"2021-08-09T09:53:32+00:00\",\"dateModified\":\"2022-02-17T09:49:54+00:00\",\"description\":\"CSS adalah bahasa pemrograman yang digunakan berdampingan dengan HTML untuk membangun website. Cek penjelasan selengkapnya di artikel ini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/css-adalah\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/css-adalah\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/css-adalah\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/ADD-blog-CSS-Pengertian-Fungsi-Cara-Kerjanya.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/ADD-blog-CSS-Pengertian-Fungsi-Cara-Kerjanya.jpg\",\"width\":1000,\"height\":743,\"caption\":\"CSS adalah\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/css-adalah\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"CSS : Pengertian, Fungsi, &#038; Cara Kerjanya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Aksaradata\",\"description\":\"Platform Reseller Registrasi Domain\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"PT Aksara Data Digital\",\"url\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/03\\\/small-aksara.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/03\\\/small-aksara.png\",\"width\":130,\"height\":64,\"caption\":\"PT Aksara Data Digital\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/0388eddd08b4ba9644bd28c5338f4463\",\"name\":\"Febriyani Suryaningrum\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d1cd08837e8484ccb82750cbee5266838655f16e4cdc2d780d4d87a3cb33f819?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d1cd08837e8484ccb82750cbee5266838655f16e4cdc2d780d4d87a3cb33f819?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d1cd08837e8484ccb82750cbee5266838655f16e4cdc2d780d4d87a3cb33f819?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Febriyani Suryaningrum\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/author\\\/febriyani\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"CSS : Pengertian, Fungsi, & Cara Kerjanya - Aksaradata","description":"CSS adalah bahasa pemrograman yang digunakan berdampingan dengan HTML untuk membangun website. Cek penjelasan selengkapnya di artikel ini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/css-adalah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"CSS : Pengertian, Fungsi, & Cara Kerjanya - Aksaradata","og_description":"CSS adalah bahasa pemrograman yang digunakan berdampingan dengan HTML untuk membangun website. Cek penjelasan selengkapnya di artikel ini!","og_url":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/css-adalah\/","og_site_name":"Aksaradata","article_published_time":"2021-08-09T09:53:32+00:00","article_modified_time":"2022-02-17T09:49:54+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":743,"url":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/ADD-blog-CSS-Pengertian-Fungsi-Cara-Kerjanya.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Febriyani Suryaningrum","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Febriyani Suryaningrum","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/css-adalah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/css-adalah\/"},"author":{"name":"Febriyani Suryaningrum","@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/#\/schema\/person\/0388eddd08b4ba9644bd28c5338f4463"},"headline":"CSS : Pengertian, Fungsi, &#038; Cara Kerjanya","datePublished":"2021-08-09T09:53:32+00:00","dateModified":"2022-02-17T09:49:54+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/css-adalah\/"},"wordCount":1277,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/css-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/ADD-blog-CSS-Pengertian-Fungsi-Cara-Kerjanya.jpg","keywords":["Cascading Style Sheet","CSS"],"articleSection":["Home","Website"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/aksaradata.id\/blog\/css-adalah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/css-adalah\/","url":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/css-adalah\/","name":"CSS : Pengertian, Fungsi, & Cara Kerjanya - Aksaradata","isPartOf":{"@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/css-adalah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/css-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/ADD-blog-CSS-Pengertian-Fungsi-Cara-Kerjanya.jpg","datePublished":"2021-08-09T09:53:32+00:00","dateModified":"2022-02-17T09:49:54+00:00","description":"CSS adalah bahasa pemrograman yang digunakan berdampingan dengan HTML untuk membangun website. Cek penjelasan selengkapnya di artikel ini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/css-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/aksaradata.id\/blog\/css-adalah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/css-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/ADD-blog-CSS-Pengertian-Fungsi-Cara-Kerjanya.jpg","contentUrl":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/ADD-blog-CSS-Pengertian-Fungsi-Cara-Kerjanya.jpg","width":1000,"height":743,"caption":"CSS adalah"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/css-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"CSS : Pengertian, Fungsi, &#038; Cara Kerjanya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/","name":"Aksaradata","description":"Platform Reseller Registrasi Domain","publisher":{"@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/#organization","name":"PT Aksara Data Digital","url":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/small-aksara.png","contentUrl":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/small-aksara.png","width":130,"height":64,"caption":"PT Aksara Data Digital"},"image":{"@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/#\/schema\/person\/0388eddd08b4ba9644bd28c5338f4463","name":"Febriyani Suryaningrum","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d1cd08837e8484ccb82750cbee5266838655f16e4cdc2d780d4d87a3cb33f819?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d1cd08837e8484ccb82750cbee5266838655f16e4cdc2d780d4d87a3cb33f819?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d1cd08837e8484ccb82750cbee5266838655f16e4cdc2d780d4d87a3cb33f819?s=96&d=mm&r=g","caption":"Febriyani Suryaningrum"},"url":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/author\/febriyani\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/469","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=469"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/469\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":893,"href":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/469\/revisions\/893"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/490"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=469"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=469"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=469"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}