{"id":1712,"date":"2022-05-19T15:54:58","date_gmt":"2022-05-19T08:54:58","guid":{"rendered":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/?p=1712"},"modified":"2022-05-19T15:54:58","modified_gmt":"2022-05-19T08:54:58","slug":"perbedaan-sales-dan-marketing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/perbedaan-sales-dan-marketing\/","title":{"rendered":"Perbedaan Sales dan Marketing yang Sering Disalahpahami\u00a0"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejauh ini, sales dan marketing masih sering dianggap sebagai satu jenis pekerjaan yang sama. Padahal, sales dan marketing memiliki pengertian, jenis pekerjaan, dan tujuan yang berbeda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi seorang pemilik bisnis yang akan membentuk tim atau yang ingin terjun ke dunia kerja di bidang sales atau marketing, sangat penting bagi Anda untuk memahami perbedaan diantara keduanya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terlebih lagi kedua posisi tersebut merupakan salah satu pilar utama perusahaan yang mampu mendatangkan leads dan revenue.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, kedua bagian ini harus saling bersinergi dengan baik.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk itu, Anda perlu memahami perbedaan antara sales dan marketing dengan baik agar dapat membagi porsi pekerjaan dengan tepat dan keduanya dapat bekerja dengan optimal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mari mulai pembahasan kali ini dengan pengertian dari sales dan marketing, supaya penjelasan selanjutnya lebih mudah dipahami.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Apa Itu Marketing?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Marketing adalah upaya untuk membangun brand awareness masyarakat terhadap perusahaan atau brand Anda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sehingga, kedepannya proses penjualan menjadi lebih mudah dan mampu mendapatkan kenaikan revenue dalam periode yang panjang.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, tim marketing bertugas untuk memilih strategi pemasaran mana yang sekiranya efektif untuk diterapkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam dunia marketing, ada 7 faktor utama yang mempengaruhi jalannya suatu strategi pemasaran yaitu\u00a0 Product, Price, Place, Promotion, People, Process, dan Physical Evidence.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">7 faktor utama tadi sering disebut sebagai 7P atau <\/span><a href=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/marketing-mix-adalah\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Marketing Mix<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><b>Apa Itu Sales?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sales adalah tim bagian penjualan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, aktivitas utama seorang sales adalah menjual produk yang ditawarkan perusahaan dengan jumlah sebanyak-banyaknya berpedoman pada strategi yang sudah ditetapkan oleh tim marketing.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aktivitas penjualan tersebut umumnya dilakukan oleh tim sales dengan komunikasi secara langsung baik melalui tatap muka, panggilan telepon, media sosial, atau melalui media komunikasi lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Perbedaan Sales dan Marketing<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika dibahas secara lebih mendetail, sales dan marketing memiliki perbedaan pada 5 poin di bawah ini:<\/span><\/p>\n<p><b>1. Job Description<\/b><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1714 \" src=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/Penyusunan-Strategi-Marketing.webp\" alt=\"perbedaan sales dan marketing\" width=\"499\" height=\"306\" srcset=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/Penyusunan-Strategi-Marketing.webp 706w, https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/Penyusunan-Strategi-Marketing-300x184.webp 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 499px) 100vw, 499px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dilihat dari job description alias deskripsi pekerjaannya, ada perbedaan yang cukup besar antara tim marketing dan tim sales.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Job description tim marketing antara lain:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">research pasar,<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/target-market-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">targeting<\/a>,\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/branding-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">branding<\/a>,\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">meningkatkan product awareness,<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">meningkatkan kepuasan pelanggan,<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">menjaga hubungan baik dengan konsumen,<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">menjaga posisi perusahaan agar tetap menjadi yang terbaik di bidangnya,<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">mendapatkan leads yang berkualitas,<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">merumuskan peluncuran produk baru,\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">melakukan reposisi suatu produk atau brand perusahaan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, tim sales memiliki job description sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">meningkatkan revenue bulanan,\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">closing (berhasil membuat konsumen melakukan transaksi pembelian),\u00a0\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">mempertahankan konsumen loyal.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>2. Strategi\u00a0<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Strategi dalam marketing fokus pada mendapatkan target konsumen yang baik, sedangkan strategi yang dijalankan sales berfokus untuk mendapatkan penjualan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu contoh strategi marketing adalah <a href=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/social-media-marketing-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">social media marketing<\/a> dan flash sale.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan contoh dari strategi sales adalah door-to-door sales, dimana sales executives mendatangi konsumen secara langsung dari rumah ke rumah untuk menawarkan produk dan melakukan closing di tempat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>3. Proses Kerja<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dilihat dari proses kerjanya, marketing berfokus pada aktivitas pembangunan brand awareness dan mempertahankan konsumen yang ada sehingga mereka melakukan pembelian kembali.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tim marketing bekerja dengan proses targeting terlebih dahulu. Begitu tim marketing mengetahui siapa target market perusahaan, mereka akan melakukan percobaan terhadap tiap-tiap strategi marketing yang dianggap efektif.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mana yang pada akhirnya menghasilkan lebih banyak lead generations itulah strategi yang akan digunakan untuk mencapai target perusahaan pada periode waktu tertentu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut detail proses kerja dalam marketing:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Research <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; melakukan penelitian terhadap kondisi pasar.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Segmentasi <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; membagi konsumen ke dalam beberapa segmen berdasarkan dari karakteristiknya untuk menentukan target market yang tepat.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Strategy <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; membangun strategi marketing yang tepat untuk masing-masing segmentasi pasar yang telah dibuat.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Positioning <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; meningkatkan citra dan identitas brand sehingga konsumen memiliki persepsi yang baik terhadap produk-produknya.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Campaign <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; membuat dan menjalankan kampanye marketing yang telah disusun.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Analisis <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; mengukur performa kampanye marketing yang dibuat.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Fine-tune<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> &#8211; memodifikasi ulang kampanye marketing berdasarkan hasil dari analisis yang dilakukan sebelumnya.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1715 size-full\" src=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/Closing-dalam-Sales.webp\" alt=\"perbedaan sales dan marketing\" width=\"561\" height=\"373\" srcset=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/Closing-dalam-Sales.webp 561w, https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/Closing-dalam-Sales-300x199.webp 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 561px) 100vw, 561px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan proses kerja sales berfokus pada pelayanan secara langsung kepada konsumen.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sales akan berbicara, mendengarkan, dan melakukan up-selling kepada konsumen, untuk perlahan membawa mereka menjadi pembeli.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Umumnya, salesperson akan terhubung kepada konsumen prospek melalui panggilan telepon, melalui media sosial perusahaan, jemput bola saat mengadakan pameran, dan lain sebagainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Umumnya, yang menjadi prioritas tim sales adalah konsumen prospek alias lead generations.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut proses kerja dalam sales:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Connecting <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; membuka komunikasi dengan konsumen prospek melalui panggilan telepon, email, pesan singkat, berbicara langsung di lapangan, dan lain sebagainya.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Qualifying <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; mengklasifikasikan konsumen yang akan ditindaklanjuti berdasarkan respon yang diberikan setelah sales mengeksekusi proses connecting.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Approaching <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; melakukan tindak lanjut kepada konsumen yang memberikan respon positif dengan membalas email, pesan, maupun telepon yang masuk atau langsung membuat janji untuk bertatap muka.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Product demonstration<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> &#8211; memperlihatkan produk pada konsumen, menjelaskan cara kerjanya, dan memperkenalkan kelebihannya pada konsumen sambil melakukan up-selling.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Objection handling<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> &#8211; mendengarkan dan mencoba memahami pertanyaan juga sangkalan konsumen terhadap kelebihan produk.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Closing sale<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> &#8211; pada tahap ini salesperson akan memberikan harga dan melakukan negosiasi bila perlu sebelum pada akhirnya dapat melakukan penjualan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Following up<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> &#8211; melakukan follow up setelah konsumen menggunakan produk Anda selama beberapa waktu.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tanyakan soal kendala yang dihadapi, apa yang perlu diperbaiki dari produk yang ada, dan lain sebagainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebab pelayanan yang baik akan mendorong konsumen untuk melakukan pembelian kembali.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>4. Tujuan<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tujuan utama dari tim marketing adalah mempromosikan USP produk, brand, hingga perusahaan kepada konsumen dengan pola komunikasi yang jelas dan tersusun.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sehingga, konsumen memahami keuntungan apa saja yang akan didapatkan ketika menggunakan produk Anda dan menjadi lead generations.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, tujuan utama dari tim sales adalah memenuhi jumlah penjualan yang ditargetkan oleh perusahaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Target yang ditetapkan perusahaan umumnya selalu berubah berdasarkan financial quarter dan kondisi perusahaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berapa minimum profit yang harus didapatkan agar kegiatan operasional perusahaan dapat berjalan dengan baik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><b>Kesimpulan<\/b><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">Kesimpulannya, sales dan marketing memiliki perbedaan yang cukup signifikan dari segi job description, strategi, proses kerja, dan tujuannya.\u00a0\u00a0<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekian artikel dari <a href=\"https:\/\/aksaradata.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Aksara Data Digital<\/a> kali ini. Sampai jumpa pada artikel menarik berikutnya!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sejauh ini, sales dan marketing masih sering dianggap sebagai satu jenis pekerjaan yang sama. Padahal, sales dan marketing memiliki pengertian, jenis pekerjaan, dan tujuan yang berbeda.\u00a0 Bagi seorang pemilik bisnis yang akan membentuk tim atau yang ingin terjun ke dunia kerja di bidang sales atau marketing, sangat penting bagi Anda untuk memahami perbedaan diantara keduanya.\u00a0 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":1713,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_links_to":"","_links_to_target":""},"categories":[9,2],"tags":[259],"class_list":["post-1712","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bisnis","category-marketing","tag-perbedaan-sales-dan-marketing"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Perbedaan Sales dan Marketing yang Sering Disalahpahami\u00a0 - Aksaradata<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Perbedaan sales dan marketing terletak pada empat poin yang berbeda yaitu job description, strategi, proses kerja, dan tujuannya.\u00a0\u00a0\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/perbedaan-sales-dan-marketing\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perbedaan Sales dan Marketing yang Sering Disalahpahami\u00a0 - Aksaradata\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Perbedaan sales dan marketing terletak pada empat poin yang berbeda yaitu job description, strategi, proses kerja, dan tujuannya.\u00a0\u00a0\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/perbedaan-sales-dan-marketing\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Aksaradata\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-05-19T08:54:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/Perbedaan-Sales-dan-Marketing-yang-Sering-Disalahpahami.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"743\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Febriyani Suryaningrum\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Febriyani Suryaningrum\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/perbedaan-sales-dan-marketing\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/perbedaan-sales-dan-marketing\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Febriyani Suryaningrum\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/0388eddd08b4ba9644bd28c5338f4463\"},\"headline\":\"Perbedaan Sales dan Marketing yang Sering Disalahpahami\u00a0\",\"datePublished\":\"2022-05-19T08:54:58+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/perbedaan-sales-dan-marketing\\\/\"},\"wordCount\":932,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/perbedaan-sales-dan-marketing\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/Perbedaan-Sales-dan-Marketing-yang-Sering-Disalahpahami.webp\",\"keywords\":[\"perbedaan sales dan marketing\"],\"articleSection\":[\"Bisnis\",\"Marketing\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/perbedaan-sales-dan-marketing\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/perbedaan-sales-dan-marketing\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/perbedaan-sales-dan-marketing\\\/\",\"name\":\"Perbedaan Sales dan Marketing yang Sering Disalahpahami\u00a0 - Aksaradata\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/perbedaan-sales-dan-marketing\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/perbedaan-sales-dan-marketing\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/Perbedaan-Sales-dan-Marketing-yang-Sering-Disalahpahami.webp\",\"datePublished\":\"2022-05-19T08:54:58+00:00\",\"description\":\"Perbedaan sales dan marketing terletak pada empat poin yang berbeda yaitu job description, strategi, proses kerja, dan tujuannya.\u00a0\u00a0\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/perbedaan-sales-dan-marketing\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/perbedaan-sales-dan-marketing\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/perbedaan-sales-dan-marketing\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/Perbedaan-Sales-dan-Marketing-yang-Sering-Disalahpahami.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/Perbedaan-Sales-dan-Marketing-yang-Sering-Disalahpahami.webp\",\"width\":1000,\"height\":743,\"caption\":\"perbedaan sales dan marketing\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/perbedaan-sales-dan-marketing\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perbedaan Sales dan Marketing yang Sering Disalahpahami\u00a0\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Aksaradata\",\"description\":\"Platform Reseller Registrasi Domain\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"PT Aksara Data Digital\",\"url\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/03\\\/small-aksara.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/03\\\/small-aksara.png\",\"width\":130,\"height\":64,\"caption\":\"PT Aksara Data Digital\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/0388eddd08b4ba9644bd28c5338f4463\",\"name\":\"Febriyani Suryaningrum\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d1cd08837e8484ccb82750cbee5266838655f16e4cdc2d780d4d87a3cb33f819?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d1cd08837e8484ccb82750cbee5266838655f16e4cdc2d780d4d87a3cb33f819?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d1cd08837e8484ccb82750cbee5266838655f16e4cdc2d780d4d87a3cb33f819?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Febriyani Suryaningrum\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/aksaradata.id\\\/blog\\\/author\\\/febriyani\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perbedaan Sales dan Marketing yang Sering Disalahpahami\u00a0 - Aksaradata","description":"Perbedaan sales dan marketing terletak pada empat poin yang berbeda yaitu job description, strategi, proses kerja, dan tujuannya.\u00a0\u00a0","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/perbedaan-sales-dan-marketing\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perbedaan Sales dan Marketing yang Sering Disalahpahami\u00a0 - Aksaradata","og_description":"Perbedaan sales dan marketing terletak pada empat poin yang berbeda yaitu job description, strategi, proses kerja, dan tujuannya.\u00a0\u00a0","og_url":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/perbedaan-sales-dan-marketing\/","og_site_name":"Aksaradata","article_published_time":"2022-05-19T08:54:58+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":743,"url":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/Perbedaan-Sales-dan-Marketing-yang-Sering-Disalahpahami.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Febriyani Suryaningrum","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Febriyani Suryaningrum","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/perbedaan-sales-dan-marketing\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/perbedaan-sales-dan-marketing\/"},"author":{"name":"Febriyani Suryaningrum","@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/#\/schema\/person\/0388eddd08b4ba9644bd28c5338f4463"},"headline":"Perbedaan Sales dan Marketing yang Sering Disalahpahami\u00a0","datePublished":"2022-05-19T08:54:58+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/perbedaan-sales-dan-marketing\/"},"wordCount":932,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/perbedaan-sales-dan-marketing\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/Perbedaan-Sales-dan-Marketing-yang-Sering-Disalahpahami.webp","keywords":["perbedaan sales dan marketing"],"articleSection":["Bisnis","Marketing"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/aksaradata.id\/blog\/perbedaan-sales-dan-marketing\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/perbedaan-sales-dan-marketing\/","url":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/perbedaan-sales-dan-marketing\/","name":"Perbedaan Sales dan Marketing yang Sering Disalahpahami\u00a0 - Aksaradata","isPartOf":{"@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/perbedaan-sales-dan-marketing\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/perbedaan-sales-dan-marketing\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/Perbedaan-Sales-dan-Marketing-yang-Sering-Disalahpahami.webp","datePublished":"2022-05-19T08:54:58+00:00","description":"Perbedaan sales dan marketing terletak pada empat poin yang berbeda yaitu job description, strategi, proses kerja, dan tujuannya.\u00a0\u00a0","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/perbedaan-sales-dan-marketing\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/aksaradata.id\/blog\/perbedaan-sales-dan-marketing\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/perbedaan-sales-dan-marketing\/#primaryimage","url":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/Perbedaan-Sales-dan-Marketing-yang-Sering-Disalahpahami.webp","contentUrl":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/Perbedaan-Sales-dan-Marketing-yang-Sering-Disalahpahami.webp","width":1000,"height":743,"caption":"perbedaan sales dan marketing"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/perbedaan-sales-dan-marketing\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perbedaan Sales dan Marketing yang Sering Disalahpahami\u00a0"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/","name":"Aksaradata","description":"Platform Reseller Registrasi Domain","publisher":{"@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/#organization","name":"PT Aksara Data Digital","url":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/small-aksara.png","contentUrl":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/small-aksara.png","width":130,"height":64,"caption":"PT Aksara Data Digital"},"image":{"@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/#\/schema\/person\/0388eddd08b4ba9644bd28c5338f4463","name":"Febriyani Suryaningrum","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d1cd08837e8484ccb82750cbee5266838655f16e4cdc2d780d4d87a3cb33f819?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d1cd08837e8484ccb82750cbee5266838655f16e4cdc2d780d4d87a3cb33f819?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d1cd08837e8484ccb82750cbee5266838655f16e4cdc2d780d4d87a3cb33f819?s=96&d=mm&r=g","caption":"Febriyani Suryaningrum"},"url":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/author\/febriyani\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1712","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1712"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1712\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1717,"href":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1712\/revisions\/1717"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1713"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1712"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1712"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/aksaradata.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1712"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}