Server: Ketahui Pengertian, Jenis, dan Cara Kerjanya

3 min read

Server Ketahui Pengertian, Jenis, dan Cara Kerjanya

Server adalah komponen penting dalam pembuatan website atau aplikasi.

Sebagai pengguna aktif perangkat komputer, Sobat Aksara pasti kerap mendengar atau membaca kata server. 

Sudahkah Anda mengetahui apa itu server dan apa perannya dalam dunia internet?

Jika belum, Anda datang pada artikel yang tepat. 

Di dalam artikel ini, Aksara Data Digital akan memaparkan penjelasan mengenai pengertian server, jenis, hingga cara kerjanya. 

Selamat membaca! 

Apa Itu Server?

Server adalah sistem komputer yang digunakan untuk menyimpan data digital.

Server adalah super komputer dengan sistem operasi khusus bernama network operating system yang didesain untuk menyimpan berbagai bentuk data. 

Data yang disimpan pada server berupa informasi dan dokumen digital yang sifatnya kompleks. 

Selain menjadi tempat penyimpanan data, server juga berperan penting dalam menyediakan akses bagi para client (pengguna perangkat komputer lain).

Server berfungsi untuk melayani permintaan (request) dan mengirimkan data kepada client  melalui jaringan internet atau jaringan lokal. 

Selain itu, server juga dapat menjalankan berbagai perangkat lunak administratif dan mengontrol penggunaan berbagai macam sumber daya di dalamnya. 

Contohnya adalah printer dan akses ke dalam workstation bagi anggota jaringan.  

Samapi pada baris ini, mungkin Sobat Aksara penasaran, seperti apa sih bentuk server?

Sebenarnya, ada dua bentuk server yang tersedia yaitu hardware dan virtual machine. 

Server hardware secara fisik berbentuk jaringan komputer dengan ukuran yang sangat besar. 

Ia dilengkapi dengan beberapa komponen pendukung seperti prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang berkapasitas super besar. 

Seiring perkembangan teknologi, server berkembang menjadi lebih dari sekedar software yang berjalan pada satu atau beberapa perangkat komputer. 

Ia dinamakan virtual server. 

Mulanya, virtual server digunakan untuk meningkatkan jumlah server yang dapat beroperasi secara terpisah dalam satu hardware. 

Saat ini, virtual server umumnya dijalankan oleh pihak ketiga pada sebuah hardware dengan memanfaatkan jaringan internet dan dengan pengaturan bernama cloud computing (komputasi awan). 

Jenis-Jenis Server

Ada beberapa jenis server yang dikelompokkan berdasarkan fungsinya.

Dari segi fungsinya, server dikategorikan menjadi berbagai jenis, antara lain:

1. Web Server

Web server adalah sebuah program komputer yang berfungsi untuk menyimpan segala data yang ada dalam suatu website. 

Server jenis ini melayani permintaan client untuk mengakses suatu website dan menampilkan informasi yang diminta pada layar komputer. 

Pada server tipe ini, client adalah web browser. 

Dan permintaan client dapat disampaikan dengan protokol komunikasi HTTP atau HTTPS. 

2. Mail Server

Mail server memiliki peran untuk melayani client dalam bertukar pesan elektronik antar satu perangkat komputer ke perangkat lainnya yang masih dalam satu jaringan. 

Mail server sendiri terbagi kedalam dua jenis, yaitu server untuk surat masuk dan server untuk surat keluar. 

Komunikasi mail server menggunakan POP3 (Post Office Protocol 3rd Version) dan IMAP (Internet Message Access Protocol). 

Disini POP3 berfungsi sebagai protokol pesan elektronik untuk menyimpan semua pesan pada local hard drive. 

Sedangkan IMAP merupakan protokol yang berfungsi untuk menyimpan pesan dalam mail server. 

3. Game Server

Game server digunakan untuk memenuhi kebutuhan developer game dalam mengembangkan permainan yang bersifat multiplayer-online. 

Sehingga game mampu menampung banyak pengguna yang mengakses game secara bersamaan tanpa mengalami down. 

Nah, ada dua jenis komponen penyusun server ini yaitu game server internal dan eksternal. 

Game server internal merupakan tempat penyimpanan data milik komputer pengguna. 

Sementara server eksternal merupakan penyimpanan data yang disiapkan oleh developer game.

4. Application Server

Apabila dilihat secara sepintas, application server terlihat mirip dengan web server.

Sebab keduanya sama-sama memberikan layanan untuk client menggunakan protokol HTTP. 

Nah, yang membedakan kedua jenis server ini adalah fungsinya. 

Jika web server digunakan untuk membuat website statis, application server digunakan untuk mengeksekusi program ataupun script sehingga suatu aplikasi atau website yang dinamis dapat berjalan.  

5. Database Server

Database server merupakan jaringan komputer yang menyediakan akses kepada client untuk mengelola data dan informasi yang ada di dalam server secara terstruktur. 

Sehingga proses pencarian informasi yang dilakukan oleh client berjalan dengan cepat.  

Komponennya terdiri dari flat file, relation, object, dan relational-object database.

Dalam menjalankan database server, pengguna perlu memahami bahasa query sesuai databasenya. 

6. File Server

File server adalah jaringan komputer yang dirancang untuk dapat terintegrasi langsung dengan workstation dan melayani permintaan data yang tersimpan pada disk. 

Data yang tersimpan dalam disk merupakan file multimedia seperti gambar, video, dokumen, musik, dan lain sebagainya. 

7. DHCP Server

DHCP atau Dynamic Host Configuration Protocol adalah server yang memberikan layanan IP secara otomatis kepada client, host, atau komputer pada jaringan TCP/IP yang melakukan request. 

8. Proxy Server

Proxy server berfungsi sebagai perantara yang menghubungkan antara user dengan web server dan mengamankan IP Address client ketika berselancar di dalam internet. 

9. FTP Server

FTP atau File Transfer Protocol berfungsi untuk memberikan akses data hanya melalui satu jaringan saja. 

Cara Kerja Server

Cara kerja setiap jenis server sebenarnya hampir sama. 

Secara sederhana, server bekerja ketika ada permintaan dari client yang terhubung dalam satu jaringan. 

Yang menjadi perbedaan hanya terletak pada implementasi layanan, tugas, dan fungsi masing-masing server. 

Mari kita ambil contoh detail dari cara kerja web server:

1. Proses kerja web server diawali dengan adanya pengguna internet yang membuka web browser melalui perangkat komputernya. 

2. Ketika pengguna internet mengetikkan alamat website pada web browser, komputer yang digunakan otomatis menjadi sebuah client yang akan mengirimkan permintaan HTTP (HTTP request).

3. Setelah menekan tombol search, DNS server akan mencarikan IP address dari alamat website yang ingin dikunjungi client. 

4. Setelah IP address website yang ingin dituju ketemu, client akan terhubung secara langsung kepada web server untuk meminta akses. 

5. Jika permintaan diterima, server akan mengirim HTTP response kepada client. 

6. Pada tahap ini, client akan mendapatkan tampilan halaman web yang diinginkan. 

Cara Kerja Web Server

Kesimpulannya, Server Adalah …

Kesimpulannya, server adalah sistem komputer yang memiliki sumber daya besar dan bersifat scalable yang digunakan untuk menyimpan data digital dan melayani kebutuhan data client. 

Tanpa adanya server website atau Anda tidak akan dapat ditemukan dan diakses oleh client. 

Oleh karena peran server yang sangat penting, maka Sobat Aksara perlu memilih hosting (perusahaan yang menyediakan layanan server) dengan seksama. 

Pastikan hosting yang Anda pilih memiliki uptime yang tinggi, tingkat keamanan yang baik, dan pelayanan 24 jam.

Apabila ketiga hal tersebut dipenuhi, website atau aplikasi Anda dapat terhindar dari down. 

Untuk mendapatkan hosting terbaik, Anda tidak perlu bingung!

Aksara Data Digital hadir dengan cloud hosting paket Value Hybrid Performance yang didukung dengan teknologi Hybrid SSD. 

Teknologi tersebut memungkinkan website Anda untuk memiliki waktu akses yang cepat. 

Layanan Cloud VPS juga tersedia dengan teknologi KVM (Kernel-based Virtual Machine) yang membuat server lebih optimal tanpa mengganggu kinerja VPS lainnya.  

Leave a Reply

Your email address will not be published.