Jordy Prayoga He enjoys creating clear and helpful content. In his free time, he loves to hike.

Ingin Memulai Website? Pahami Dulu Apa Itu Nameserver!

2 min read

NAMESERVER ADALAH

Ketika Sobat Aksara ingin menghubungkan domain dan hosting untuk membuat website, Anda akan diminta untuk mengubah nameserver dari akun hosting.

Jika tidak mengubah nameserver, besar kemungkinan domain tidak dapat terhubung ke hosting dan pembuatan website pun belum dapat dilakukan.

Nameserver adalah istilah yang pasti kerap Anda temui ketika berurusan dengan hosting dan domain, tetapi apakah Anda sudah mengetahui apa itu nameserver? Jika belum, pelajari melalui pembahasan berikut ini, yuk!

Pengertian Nameserver

Nameserver adalah bagian dari DNS yang berfungsi sebagai penyimpanan DNS record untuk satu atau beberapa domain tertentu.

Nameserver bertanggung jawab untuk memberikan respon permintaan DNS dari browser atau server lain dengan memberikan informasi yang benar mengenai alamat IP dari domain yang diminta.

Jadi, ketika ada permintaan dari pengguna untuk mengakses suatu website, nameserver akan memberikan alamat IP yang sesuai karena, sehingga browser dapat mengarahkan ke situs yang dimaksud.

Kesimpulannya, nameserver memiliki peran penting dalam keberhasilan DNS dalam ‘menerjemahkan’ nama domain menjadi alamat IP. 

Selanjutnya, Sobat Aksara perlu mengetahui fungsi nameserver di bawah ini.

Apa Saja Fungsi Nameserver?

Nameserver memiliki beberapa fungsi yang jarang diketahui oleh pengguna, seperti:

  1. Mempercepat kerja DNS dalam ‘menerjemahkan’ domain menjadi alamat IP karena menyimpannya di dalam server, sehingga memudahkan pengguna agar tidak perlu menghafal alamat IP setiap website. Pengguna hanya cukup mengetikkan nama domain alih-alih alamat IP
  2. Nameserver berfungsi untuk menghubungkan URL dengan alamat IP server website sehingga pengguna bisa mengakses website yang sesuai
  3. Mengenali pengguna dengan menyesuaikan data perangkat seperti MAC dan IP address ketika mengakses website yang sering dikunjungi. Dengan begitu, ketika Anda melakukan login misalnya Instagram dari perangkat yang berbeda, Anda akan mendapatkan notifikasi bahwa akun Anda sedang login dari perangkat yang lain.

Meski hampir selalu tidak disadari, tetapi tahukah bagaimana cara kerja nameserver hingga akhirnya kita dapat mengakses internet dengan nyaman seperti sekarang ini? Jika belum, simak ulasan berikut ini, yuk!

Cara Kerja Nameserver

Adapun cara kerja nameserver adalah sebagai berikut bila diuraikan dengan bahasa yang mudah dipahami:

  • Ketika pengguna mengakses website aksaradata.id, browser akan mencari nameserver milik aksaradata.id menggunakan DNS 
  • Setelah berhasil menemukannya yaitu, browser akan bertanya kepada nameserver tersebut, kira-kira seperti ini “hei, nameserver, di mana saya bisa menemukan IP address untuk domain aksaradata.id?”
  • Lalu, nameserver akan segera mencarinya, lalu setelah ditemukan akan menjawab “oh, ini dia alamatnya: 103.28.12.57”
  • Setelah mendapatkan alamat IP, browser akan menggunakannya untuk terhubung ke server website aksaradata.id
  • Kemudian, browser akan memuat konten yang ada di website aksaradata.id kemudian menampilkannya kepada pengguna

Proses yang kompleks ini berlangsung secara singkat sehingga pengguna tidak perlu menunggu lama untuk mengunjungi suatu website, termasuk aksaradata.id.

Cara Mengatur Nameserver dengan Mudah

Sebelum memulainya, Anda harus tahu bahwa pengaturan nameserver hanya dibutuhkan apabila Anda ingin membuat website sedangkan domain dan hosting terletak di dua penyedia yang berbeda.

Jika domain dan hosting berasal dari satu tempat, maka Anda bisa langsung lanjut ke proses berikutnya. Nah, sebagai gambaran, Anda bisa menyimak bagaimana cara mengubah nameserver berikut ini

  • Login ke portal domain Anda, misalnya domain didaftarkan dari Qwords.com, kemudian ini adalah tampilan portal Qwords pada bagian domain
  • Klik tepat pada domain Anda, lalu pilih Manage Nameservers

pengaturan domain untuk mengubah nameserver. Terdapat pilihan Manage Nameserver dan pilih untuk melanjutkan prose berikutnya

  • Paste atau masukkan NS yang Anda dapatkan dari penyedia hosting lalu klik Change Nameservers

Masukkan semua nameserver ke dalam kotak yang telah disediakan, lalu klik Savr Changes

  • Nameserver berhasil diubah

Setelah mengatur nameserver, kini Anda bisa mengecek nameserver secara umum, lho. Ini caranya!

Cara Cek Nameserver

  • Kunjungi www.whois.com/whois/
  • Masukkan alamat website yang ingin Anda cek lalu tekan Search
  • Hasilnya: 

contoh nameserver yang dicek menggunakan tool WHOIS.COM

Sudah Lebih Mengenal Nameserver ‘Kan?

Sobat Aksara telah membaca pembahasan mengenai nameserver pada aritkel ini. Sekarang, Anda tidak perlu lagi bingung ketika menjumpai istilah nameserver ketika hendak memulai website.

Memahami nameserver tentu akan membantu Anda menghindari kesalahan ketika ingin menghubungkan antara domain dan hosting.

Jadi, Anda bisa membeli domain dari mana saja dan menghubungkannya ke hosting dengan mudah.

Demikianlah pembahasan mengenai nameserver pada artikel ini. Sampai jumpa pada artikel berikutnya, Sobat Aksara!

Jordy Prayoga He enjoys creating clear and helpful content. In his free time, he loves to hike.

Menilik Peluang Jual-Beli Expired Domain, Memangnya Untung?

Jika Anda bergabung dalam berbagai forum atau grup seputar blog dan SEO, tak jarang ada sejumlah pengguna yang menawarkan expired domain. Tidak hanya itu,...
Jordy Prayoga
2 min read

Leave a Reply