Jordy Prayoga He enjoys creating clear and helpful content. In his free time, he loves to hike.

Mengapa Harga Domain Bisa Berbeda-Beda? Ini Alasannya!

2 min read

MENGAPA HARGA DOMAIN BISA BERBEDA

Ketika ingin membuat website, Sobat Aksara tidak lagi perlu merasa bingung untuk membeli domain.

Di Indonesia sendiri sudah banyak ditemui penyedia domain murah terbaik yang bisa Anda pilih untuk kebutuhan website.

Masalahnya, harga domain di tiap-tiap penyedianya selalu berbeda-beda, padahal memiliki ekstensi yang sama, misalnya .COM.

Hal inilah yang terkadang membuat pengguna membutuhkan waktu yang agak lama. Bukan perkara sulitnya mencari penyedia domain, melainkan harus membandingkan harga domain pada tiap penyedia domain yang ditemuinya.

Semakin lama, banyak yang bertanya mengapa harga domain bisa berbeda-beda. Tidakkah lebih mudah bila semua harga domain pada setiap penyedia disamakan?

Nah, bagi Sobat Aksara yang penasaran mengenai perbedaan harga domain ini, coba simak penjelasan kami berikut ini, ya.

Kisaran Harga Domain

Sebelum menuju kepada pembahasan mengenai alasan mengapa harga domain bisa berbeda-beda, alangkah baiknya bila Sobat Aksara juga mengetahui kisaran harga domain secara lebih lengkap, mengingat biasanya pengguna hanya mengetahui harga domain .COM saja.

A. Harga Domain <100 Ribuan

Menurut salah satu penyedia domain murah Indonesia (Qwords), ada enam jenis domain yang memiliki kisaran harga di bawah seratus ribuan. Beriku daftarnya:

  1. my.id: Rp12.000
  2. biz.id: Rp55.000
  3. or.id: Rp55.000
  4. web.id: Rp55.000
  5. agency: Rp77.000
  6. boutique: Rp80.000

B. Harga Domain >100 Ribuan

Sementara itu, ini dia daftar domain dengan kisaran harga di atas seratus ribuan:

  1. cyou: Rp102.000
  2. moscow: Rp109.000
  3. wf: Rp120.000
  4. com: Rp135.000
  5. org: Rp170.000
  6. net: 184.000
  7. id: Rp225.000

Sebenarnya, domain yang memiliki kisaran harga di atas seratus ribuan sangat banyak, kami hanya merangkum beberapa ekstensi saja.

Nah, dari kedua klasifikasi harga domain di atas, bila Anda membandingkannya dengan penyedia domain lainnya tentu akan berbeda.

Mengapa Harga Domain Bisa Berbeda-Beda?

Tidak ada aturan resmi yang mengatur tentang pemerataan harga domain. Jadi Sobat Aksara tidak perlu terkejut bila menemui penyedia yang menjual domain .COM dengan harga Rp150 atau lebih tinggi lagi.

Namun, ternyata harga domain telah ditentukan oleh beberapa pihak. Siapa saja?

Harga Domain Ditentukan Oleh Beberapa Pihak

Ada beberapa pihak di balik layar yang menentukan harga domain di pasaran. Adapun pihak-pihak yang terlibat:

  • ICANN 

Internet Corporation for Assigned Names and Numbers atau ICANN) adalah sebuah perusahaan nirlaba yang berperan sebagai operator teknis domain name server (DNS) dan kebijakan yang mengelola operasional ekstensi domain (TLD).

  • Registry

Registry adalah organisasi independen yang mengorbitkan ekstensi domain, seperti Verisign yang mengelola TLD .COM, PANDI untuk ccTLD .ID, dan sebagainya.

Dalam menentukan harga domain, Registry akan menetapkan harga grosir dan wajib memberitahukan kepada ICANN, kemudian harus menerima persetujuan.

Nah, setelah Registry (dengan persetujuan ICANN) menetapkan harga grosir, bisa dikatakan bahwa Registry adalah pedagang grosir yang menjual domain.

Karena pada dasarnya, Registry tidak memiliki wewenang untuk memasarkan dan menjual domain secara langsung kepada pengguna (end-user).

  • Registrar

Sementara itu, Registrar adalah bada komersial yang menjual domain-domain ini kepada pengguna umum (end-user), seperti perorangan, organisasi, dan entitas lainnya.

Secara hierarki, bisa dikatakan bahwa organisasi yang tergabung dalam Registry ini adalah produsen domain, sementara untuk jual beli dan reseller menjadi tugas Registrar.

ICANN yang berada di tingkatan teratas berperan sebagai pemberi izin dan terhadap domain yang terdaftar.

Nah, salah satu contoh Registrar di Indonesia yang sudah terakreditasi oleh ICANN dan Registry PANDI adalah PT Aksara Data Digital (aksaradata.id).

Dengan status ini, Sobat Aksara yang ingin bergabung dengan kami untuk menjadi reseller domain tentu akan mendapatkan harga terbaik, lho!

Kesimpulannya, harga domain bisa berbeda-beda karena Registrar berhak mengatur harga domain sesuai dengan keinginan mereka.

Tentu setiap penyedia memiliki alasan yang berbeda-beda dalam menentukan harga domain di pasaran, contohnya seperti harus membiayai gaji para staf, biaya maintenance, tingkat keunikan ekstensi domain, dan alasan lainnya.

Akan tetapi, Sobat Aksara perlu mengetahui satu hal mengenai penentuan harga ini, bahwasannya Registrar sebenarnya bisa mengatur harga domain dengan sangat tinggi.

Namun, karena ini adalah bisnis yang kompetitif, maka sangat sulit untuk menetapkan harga domain yang tinggi karena justru bisa merugi karena penyedia lain menjual dengan harga yang terjangkau.

Bila Sobat Aksara perhatikan, semua penyedia domain memang menjual domain (misalnya .ID) dengan harga yang berbeda-beda, tetapi selisih harganya tidak terlalu jauh.

Nah, demikianlah sedikit pembahasan mengenai alasan mengapa harga domain bisa berbeda-beda pada tiap penyedianya.

Semoga dengan penjelasan singkat ini dapat menjawab rasa penasaran Sobat Aksar, ya! Jika Anda masih belum dapat memahaminya, silakan bertanya melalui kolom komentar  di bawah ini.

Jordy Prayoga He enjoys creating clear and helpful content. In his free time, he loves to hike.

Google Luncurkan Ekstensi Domain .ING, Daftar Segera!

Dunia ekstensi domain semakin bervariasi setelah Google Registry meluncurkan ekstensi baru, yakni .ing pada 5 Desember 2023. Itu artinya, Sobat Aksara punya lebih banyak...
Jordy Prayoga
2 min read

Yuk, Kenalan Dengan PT Aksara Data Digital!

Ketika ingin mendaftarkan nama domain, Sobat Aksara harus memilih registrar yang kredibel untuk mendapatkan layanan berkualitas. Ini sangat penting karena tanpa adanya peran registrar,...
Jordy Prayoga
2 min read

Menilik Peluang Jual-Beli Expired Domain, Memangnya Untung?

Jika Anda bergabung dalam berbagai forum atau grup seputar blog dan SEO, tak jarang ada sejumlah pengguna yang menawarkan expired domain. Tidak hanya itu,...
Jordy Prayoga
2 min read

Leave a Reply