Jordy Prayoga He enjoys creating clear and helpful content. In his free time, he loves to hike.

gTLD: Opsi Komplet Ketika Memilih Domain Selain .COM

3 min read

gTLD ADALAH

Bagi siapa saja yang telah memiliki website atau setidaknya pernah terlibat mengelolanya, pasti sudah familier dengan ekstensi domain.

Ya, ekstensi domain yang Sobat Aksara ketahui sebagai alamat website ini ternyata memiliki beragam jenis, totalnya bahkan lebih dari 1000 ekstensi.

Ribuan ekstensi domain tersebut tergabung dalam tiga jenis top level domain, yakni country code top-level domain (ccTLD), generic top level domain (gTLD), dan sponsored top-level domain (sTLD).

Nah, salah satu jenis yang akan dibahas pada artikel kali ini adalah gTLD karena menjadi yang terpopuler dan memiliki jenis ekstensi terbanyak.

Mungkin Sobat Aksara yang sudah memiliki website tidak menyadari bahwa domain yang Anda gunakan adalah bagian dari gTLD.

Jika Anda belum pernah tahu apa itu gTLD, mari berkenalan dengan gTLD!

Mengenal gTLD 

Generic top-level domain atau gTLD adalah kategori top-level domain yang dikelola Internet Assigned Numbers Authority (IANA).

Kalau Sobat Aksara belum tahu, top-level domain adalah akhiran dari setiap domain yang ditulis setelah tanda titik, contohnya adalah alamatwebsite.net.

Bila berkaca pada namanya sendiri, makna generic berarti semua jenis ekstensi gTLD dapat digunakan oleh khalayak umum, jadi tidak terbatas pada entitas tertentu.

Berbeda dengan ccTLD seperti .ID yang mewajibkan Anda untuk menyertakan identitas warga negara Indonesia.

Karena semua orang bisa menggunakan domain jenis gTLD, maka tidak heran bila gTLD menjadi ekstensi yang sangat populer di dunia.

Pasalnya, domain .COM yang notabene menjadi bagian dari keluarga gTLD adalah ekstensi dengan pengguna terbanyak di dunia, yakni sebanyak 52,8%, menurut Statista.

Artinya, lebih dari setengah jumlah website yang ada di internet menggunakan ekstensi domain dari gTLD ini untuk website mereka.

Seperti yang Anda ketahui, sebagian besar halaman mesin pencarian juga didominasi oleh situs-situs dengan domain .COM.

Karena kepopulerannya inilah, domain .COM selalu menjadi pilihan utama pengguna ketika ingin membuat website.

Padahal, gTLD masih memiliki berbagai ekstensi domain yang sebenarnya juga bisa Anda gunakan untuk website, lho!

Daftar gTLD Selain .COM

Selain ekstensi domain .COM, masih ada banyak jenis ekstensi domain gTLD yang jauh lebih unik.

Berikut daftarnya:

  • .NET
  • .XYZ
  • .CAFE
  • .INFO
  • .SALON
  • .STORE
  • .WORLD
  • .REPAIR
  • .DIGITAL
  • .WEBSITE
  • .COMPANY
  • .CATERING
  • .FOOTBALL

Selain dari yang terdapat pada daftar di atas, Sobat Aksara masih bisa memilih ratusan ekstensi lainnya pada tautan berikut ini.

Nah, karena sekarang Sobat Aksara sudah mengetahui banyaknya jenis ekstensi gTLD selain .COM, tidak ada salahnya untuk mencobanya ketika sedang berencana membuat website.

Pasalnya, Anda akan merasakan beberapa kelebihan pentingnya, lho.

Lantas, apa saja kelebihan ekstensi gTLD?

Kelebihan gTLD untuk Website

Secara umum, ada tiga kelebihan yang bisa Sobat Aksara dapatkan ketika memilih ekstensi gTLD untuk website.

1. Bisa Memilih Sesuai Niche

Karena sebetulnya ekstensi domain adalah penguat identitas website, tentu memilih gTLD menjadi pilihan yang tepat karena memiliki ratusan jenis ekstensi yang sesuai dengan niche.

Misalnya, Anda ingin membuat website yang merepresentasikan dari bisnis kedai kopi, gunakan domain .cafe, atau .design untuk jasa desainer grafis.

Selain dapat menyesuaikan dengan niche, tentu pemilihan ekstensi gTLD juga akan dapat memperkuat branding website Anda, lho.

Karena hanya dengan membaca alamat website saja, pengunjung sudah dapat mengenal jenis website tersebut.

Misalnya, Anda memiliki kafe bernama Loko, kemudian ingin membuat website dengan nama loko.com, maka pengunjung yang belum pernah mendengar nama Loko pun tidak akan bisa mengenali website Anda sebelum membukanya.

Namun, dengan mengubah misalnya loko.cafe, semua orang pun akan mengetahui bahwa website tersebut pasti berkaitan dengan kopi atau kafe.

2. Nama Domain Lebih Singkat

Kelebihan kedua dari gTLD adalah Sobat Aksara bisa memilih ekstensi yang paling relevan dengan website Anda sehingga bisa meringkas alamat domain.

Contohnya adalah extraordinary.golf alih-alih extraordinarygolf.com, atau podolungo.property menggantikan podolungoproperty.com.

Tidak hanya itu, Sobat Aksara juga bisa menuangkan kreativitas Anda ketika memilih nama domain beserta ekstensinya.

Contohnya adalah domain untuk blog pribadi, seperti jordypra.yoga alih-alih jordyprayoga.com

3. Bisa Menjadi Peluang Investasi

Ekstensi gTLD bisa membuka peluang Anda untuk berinvestasi domain, lho.

Kalau Anda belum tahu, sebenarnya domain itu bisa diperjualbelikan layaknya barang fisik.

Bahkan, harga domain ini bisa mencapai miliaran rupiah karena memang memiliki keunikan tersendiri, lho.

Biasanya domain yang mengandung kata, istilah, atau apa saja yang populer pasti akan memiliki harga yang fantastis.

Contohnya adalah domain carinsurance.com yang memiliki harga lebih dari 700 miliar rupiah.

Selain itu, Sobat Aksara juga bisa menjadi reseller domain untuk dijual kembali ke end-user.

Nah, Aksara Data sendiri merupakan reseller domain yang bisa membantu Anda Meraih penghasilan dengan menjual domain, lho.

Untuk informasi mengenai reseller domain lebih lanjut, Anda bisa menghubungi kami melalui kolom komentar di bawah.

Kekurangan gTLD

Tiada sesuatu hal yang sempurna apalagi jika diciptakan oleh manusia, begitu pula dengan ekstensi gTLD.

Kekurangan yang juga menjadi faktor mengapa posisi .COM sulit disaingi oleh keluarga gTLD adalah harganya yang tidak ramah kantong bagi sebagian pengguna.

Bagaimana tidak, domain .COM yang menjadi domain terpopuler bisa Sobat Aksara klaim dengan harga rata-rata Rp150 ribuan saja, sementara ekstensi lain justru memiliki harga yang jauh lebih mahal, bahkan hingga jutaan per tahunnya.

Selain itu, jenis domain gTLD lainnya belum terlalu familier di kalangan pengguna, karena memang tidak bisa dimungkiri bahwa hampir setiap hari pengguna yang mengakses internet akan menemui website dengan domain .COM atau ekstensi ccTLD.

Namun, bukan tidak mungkin jika ekstensi gTLD lainnya akan semakin populer karena pengguna sekarang ini sudah mulai sadar akan branding website.

Siap Pakai gTLD Selain .COM?

Bagaimana, Sobat Aksara, setelah mengetahui lebih jauh tentang gTLD dan ekstensi selain .COM, ternyata ekstensi gTLD sangat banyak, ‘kan?

Maka dari itu, tidak ada salahnya untuk mencoba ekstensi domain selain .COM ketika ingin membuat website.

Toh ekstensi domain-domain ini juga masih dalam satu ‘keluarga’ gTLD. Lagi pula, banyak dari ekstensi gTLD yang justru jauh lebih unik dan relevan dibandingkan .COM.

Kalau Anda tertarik, segera klaim domain Anda sebelum didahului orang lain.

Sobat Aksara bisa mencari ekstensi gTLD ini menggunakan tool domain name generator atau langsung mengunjungi penyedia domain.

Demikianlah pembasan mengenai ekstensi gTLD, semoga dapat menambah wawasan Anda seputar domain.

Jordy Prayoga He enjoys creating clear and helpful content. In his free time, he loves to hike.

Menilik Peluang Jual-Beli Expired Domain, Memangnya Untung?

Jika Anda bergabung dalam berbagai forum atau grup seputar blog dan SEO, tak jarang ada sejumlah pengguna yang menawarkan expired domain. Tidak hanya itu,...
Jordy Prayoga
2 min read

Leave a Reply