Digital Marketing untuk Jangkauan Pasar Tanpa Batas 

4 min read

digital marketing adalah

Internet memang sudah menjadi sahabat karib bagi sebagian besar manusia di era serba digital ini. 

Dimana mereka memulai dan mengakhiri dengan berselancar di dalam jaringan Internet.

Sangat banyak urusan yang dulunya bisa dilakukan secara langsung di dunia nyata, berpindah ke dunia maya.

Seperti saat mencari informasi terkini, mencari hiburan sesuai keinginan, membayar tagihan, memesan tiket perjalanan, hingga berbelanja bahan makanan. 

Di dalam dunia pemasaran, untuk membersamai perkembangan internet dan perubahan tren belanja manusia, muncullah paradigma baru yang disebut dengan digital marketing.

Apa Itu Digital Marketing?

Apa Itu Digital Marketing

Digital marketing adalah kegiatan promosi kepada target market melalui jaringan internet dan berbagai bentuk media komunikasi digital lain.

Strategi promosi satu ini memungkinkan perusahaan untuk menyalurkan informasi tentang brand dan barang atau jasa yang mereka produksi, kepada audiens secara spesifik dan dengan jangkauan yang luas.

Strategi promosi ini terbentuk didasari dengan fakta bahwa dewasa ini umat manusia yang berperan sebagai calon pelanggan, memang banyak menghabiskan waktu untuk online. 

Mulai dari menonton tren terbaru di  sosial media, membaca blog, menonton review suatu barang di platform video sharing, dan lain sebagainya. 

Nah, menurut data yang dimiliki oleh lembaga survei Statista, tercatat ada sebanyak 190.92 juta pengguna internet aktif di Indonesia. 

Dan pada tahun 2026, diperkirakan jumlahnya akan meningkat menjadi 239.03 juta pengguna Internet.  

Anda dapat menyimak angkanya pada grafik di bawah ini:

Grafik Pengguna Internet di Indonesia

Ditambah lagi dengan fakta yang disadur dari Statista bahwa 36% dari pengguna internet global menggunakan ulasan online sebagai referensi saat akan membeli suatu barang atau menyewa suatu jasa. 

Anda bisa menggunakan kolom review tersebut untuk mendapatkan trust yang lebih besar dari calon pelanggan.

Keunggulan Digital Marketing

Berikut keunggulan dari digital marketing yang sebaiknya Anda ketahui sehingga Sahabat Aksara dapat memahami benar apa yang diharapkan dari penggunaan strategi ini:

1. Jangkauan Pasar Tidak Terbatas

 

Jangkauan pasar tidak terbatas menjadi kelebihan utama dari digital marketing. 

Coba kita bandingkan dengan marketing tradisional secara offline. 

Jika menjalankan praktik marketing tradisional, Anda hanya bisa menjangkau calon pelanggan di suatu wilayah tertentu pada waktu tertentu. 

Contohnya promosi tradisional seperti pameran hanya dapat menjangkau orang yang mengunjungi Mall XYZ pada pukul 10 pagi hingga 10 malam.

Promosi tradisional di koran hanya akan menjangkau orang yang mau membaca halaman 5. 

Sedangkan dalam digital marketing, promosi yang dilakukan dapat menjangkau semua orang di seluruh dunia tanpa batasan ruang dan waktu.

Semua iklan yang telah dibuat dapat tersebar dalam hitungan detik hanya dengan satu kali klik.

2. Fleksibel dan Otomatis

Digital marketing termasuk ke dalam kategori strategi marketing yang dapat diterapkan dalam model bisnis apapun. 

Tidak ada halangan dan alasan bagi suatu bisnis untuk tidak meningkatkan diri dengan cara menerapkan digital marketing. 

Apalagi didukung berbagai media digital dan tools marketing yang dapat Anda pilih sesuai kebutuhan. 

Media digital seperti sosial media, website, dan marketplace akan memudahkan setiap pemilik bisnis untuk memasang iklan.

Sedangkan tools marketing akan memudahkan Anda untuk melakukan otomatisasi pada berbagai kegiatan promosi mengirim email kepada para leads, memposting feed Instagram, penghitungan audiens iklan, dan lain-lain.  

3. Audiens Tertarget secara Spesifik

Selain fleksibel, penggunaan strategi digital marketing juga memungkinkan Anda untuk dapat menarget audiens secara lebih spesifik.

Anda benar-benar dapat mengatur agar iklan tersebut muncul pada orang-orang dengan gender, usia, daerah, minat, dan lain-lain yang sesuai dengan target Anda.

Jadi saat orang yang sesuai dengan kriteria target market sedang asyik menonton video di YouTube, video iklan Anda akan tayang di sela-sela waktu menontonnya.

Jika konsep iklan Anda menarik dan membuat penasaran, orang tersebut kemungkinan besar akan menonton iklan sampai habis. 

Bahkan bisa jadi ia langsung mengunjungi halaman profile atau website Anda untuk mencari tahu lebih lanjut. 

4. Relatif Terjangkau

Biaya yang dikeluarkan untuk menjalankan digital marketing juga relatif terjangkau daripada memasang iklan secara offline. 

Hal ini dilihat dari berbagai sudut ya.

Bukan hanya biaya dalam bentuk uang, namun juga disandingkan dengan waktu, tenaga, dan output yang didapatkan.

Saat Anda memasang iklan secara tradisional, banyak biaya yang dikeluarkan.

Ambilah contoh Anda memilih untuk memasang 5 buah baliho. 

Pertama Anda perlu seorang desainer grafis untuk membuat baliho yang akan dipasang.

Kedua, Anda membutuhkan perusahaan advertising yang menyewakan tempat iklan baliho sekaligus mengurus perijinan memasang iklan.

Kemudian, Anda membutuhkan tenaga manusia untuk memasang baliho tersebut pada titik-titik yang telah ditentukan. 

Disini, dapat dilihat bahwa Anda membutuhkan biaya yang cukup banyak dan waktu yang cukup panjang hanya untuk memasang sebuah iklan yang sifatnya sementara. 

Setelah iklan terpampang nyata melalui baliho, parameter kesuksesan promosi sulit pun untuk diukur.

Akan sangat sulit bagi Anda untuk dapat mengetahui berapa banyak orang yang melihat iklan tersebut dan berapa yang melakukan tindakan lebih lanjut hingga terjadinya konversi penjualan.

Digital Marketing Adalah

Berbeda dengan alur pembuatan iklan digital yang lebih hemat waktu dan biaya.

Iklan secara digital juga membutuhkan keahlian seorang desainer grafis maupun videographer. 

Nah, yang membedakan adalah proses selanjutnya. 

Untuk pemasangan iklan kita bebas memilih platform apapun dan tidak usah bersusah-payah mengurus perizinan kepada pemerintah daerah iklan dimana iklan tersebut akan ditayangkan. 

Jika sudah menemukan media yang pas, Anda bisa menayangkan iklan tersebut sesuai keinginan dan dana yang ada. 

Misalnya Rp 260.000,00 untuk iklan selama satu minggu di lingkup kota Surabaya.

Atau Rp 600.000,00 untuk satu bulan dengan lingkup 3 kota besar dan potensi jangkauan 15 juta audiens tertarget.

Setelah iklan tayang, Anda juga dapat mengetahui dengan pasti dan detail, berapa banyak yang melihat iklan, berapa banyak yang melakukan CTA, berapa banyak yang mengunjungi website atau profil jualan Anda, dan lain sebagainya. 

5. Promosi Lebih Interaktif

Nah, yang terpenting adalah promosi Anda dapat berjalan secara otomatis dengan tersedianya tombol CTA (Call to Action).

Audiens iklan yang tertarik tinggal melakukan satu kali klik untuk menghubungi bagian Customer Service, meninggalkan komentar yang nantinya akan dijawab oleh admin, atau memberikan reaksi pada iklan. 

Anda pun dapat melakukan promosi secara langsung lewat fitur live streaming yang disediakan oleh berbagai sosial media dan marketplace untuk menunjukkan secara langsung produk yang Anda miliki sambil melakukan upselling.

Hal ini akan menumbuhkan trust dan bonding yang kuat antara target market dan brand yang Anda miliki. 

Sehingga, target market tidak ragu lagi dalam melakukan pembelian. 

Jenis-Jenis Digital Marketing

Ada beberapa jenis strategi digital marketing yang harus dipahami terlebih dahulu agar pembuatan skema promosi Anda bisa menjadi lebih terstruktur dan memiliki goals yang jelas.

Berikut kami paparkan beberapa contohnya:

1. SEO 

SEO atau Search Engine Optimization dilakukan untuk mengoptimasi website perusahaan maupun toko online agar mendapat peringkat yang bagus di mesin pencari

Jadi kemungkinan website Anda ditemukan oleh pengguna internet atau calon pelanggan menjadi lebih besar.  

2. Pay-per-Click

Pay per Click adalah beriklan dengan cara  membayarkan sejumlah dana pada mesin pencari seperti Google, agar iklan berada di urutan teratas. 

Besaran biayanya tergantung pada kualitas website dan kata kunci yang digunakan. 

Nah total tagihan biayanya akan dihitung dari jumlah pengguna internet yang melakukan klik pada iklan yang dipasang. 

3. Social Media Marketing

marketing adalah

Social media marketing merupakan strategi digital marketing yang belakangan ini paling populer digunakan oleh berbagai kalangan bisnis. 

Melalui sosial media, Anda dapat meningkatkan brand awareness, membangun relationship dengan pelanggan, melakukan up selling, dan lain sebagainya.

4. Content Marketing

Content marketing merupakan strategi yang berfokus pada pembuatan konten yang bernilai, menarik, relevan dengan niche website, dan konsisten.

Saat ini, kebanyakan bisnis menerapkan konten marketing melalui blog, video, podcast, e-book, infografis, dan lain sebagainya.

5. Mobile Marketing

Mobile marketing adalah strategi digital menggunakan perangkat seluler seperti smartphone dan tablet. 

Kegiatan promosinya umumnya menggunakan berbagai fitur pengiriman pesan yang ada di dalam perangkat seluler seperti SMS blast, WhatsApp blast, panggilan telepon untuk melakukan penawaran dan lain sebagainya.

Penutup

Anda sebagai pemilik bisnis harus memanfaatkan peluang besar untuk menjangkau calon pelanggan yang sepanjang hari sibuk menjelajahi internet menggunakan strategi digital marketing.   

Sebab jumlah dan luas jangkauan promosi menggunakan digital marketing jelas akan jauh melampaui strategi marketing tradisional semacam pasang iklan di baliho atau menyebarkan brosur. 

Namun, bukan berarti Anda harus meninggalkan strategi marketing tradisional ya!

Keduanya dapat dipadukan secara harmonis dan sesuai porsinya agar mendapatkan hasil maksimal.  

Misalnya dengan membuat website menggunakan domain premium, dipadukan dengan affiliate marketing, membuka kesempatan pada reseller, atau melakukan offline guerilla marketing pada momen dan tempat yang tidak terduga oleh audiens.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *