Apa itu VPS? Pengertian, Kelebihan, & Kekurangannya

3 min read

Apa Itu VPS

Bagi Anda website enthusiast, pasti sudah tidak asing dengan istilah VPS atau Virtual Private Server.

Mungkin beberapa dari Anda mulai mempertimbangakan untuk beralih dari shared hosting ke VPS karena jumlah pengunjung website semakin tinggi.

Sebelum berpindah ke VPS, sebaiknya Anda mengetahui terlebih dulu apa itu VPS secara lebih detail beserta kelebihan dan kekurangannya. 

Apa Itu VPS?Apa Itu VPS

VPS (Virtual Private Server) adalah server virtual yang keseluruhan resource-nya digunakan oleh satu pengguna saja.

Kenapa disebut sebagai server yang virtual?

Sebab secara teknis, VPS dibentuk dari pembagian satu server fisik menggunakan virtualization technology menjadi beberapa server virtual dengan resource nya masing-masing.

Supaya lebih mudah, Anda bisa menganalogikan VPS sebagai kamar-kamar di suatu apartemen. 

Apa Itu VPS
Ilustrasi VPS dalam Server Fisik

Apartemen adalah bentuk fisik sebuah server, dan tiap unit di dalamnya adalah VPS.

Di dalam unit yang telah Anda sewa, tentunya terdapat banyak ruangan seperti kamar tidur, kamar mandi, dapur, dan lain sebagainya. 

Di tiap-tiap kamar, Anda bisa melakukan aktivitas apa saja tanpa mengganggu pemilik unit yang lain. 

Kamar-kamar tersebut dapat diibaratkan sebagai resources server yaitu CPU, RAM, ruang penyimpanan, dan bandwidth dalam VPS. 

Anda dapat mengatur penggunaan resources tanpa mempengaruhi VPS lain walaupun berada dalam satu server fisik.

Anda bahkan bisa menghidupkan dan mematikan virtual server ini. 

Selanjutnya, tiap-tiap unit dalam apartemen pasti memiliki alamat masing-masing untuk memudahkan pengunjung yang datang.

Begitu pula pada VPS, ia juga memiliki IP Address, port number, tables, filtering, dan routing rules tersendiri.

Sampai sini, apakah sudah tergambar apa itu vps?

Jenis-Jenis VPS

Ada dua jenis VPS yang bisa Anda pilih yaitu:

  • Managed VPS Hosting

Managed VPS Hosting adalah layanan hosting sepaket dengan tim profesional yang akan membantu Anda dalam proses pengelolaannya.

Anda akan dibantu mulai dari proses backup, update sistem operasi, pemasangan security patches, hingga pemantauan 24 jam untuk memastikan kestabilan server.

Hosting tipe ini sangat cocok untuk Anda yang tidak memiliki IT team.

  • Unmanaged VPS Hosting

Seperti arti harfiah dari kata unmanaged, hosting jenis ini tidak sepaket dengan pendampingan tim profesional untuk mengelola VPS.

Jadi layanan penyedia VPS hanya bertanggung jawab menyediakan koneksi jaringan dan platform virtualisasi itu sendiri.

Seluruh pengelolaan hingga pemeliharaan VPS sepenuhnya ada di tangan Anda. Jadi, pastikan Anda menguasai ilmu IT atau memiliki tim IT tersendiri saat memilih layanan ini. 

Kapan Harus Memakai VPS?Apa Itu VPS

Pada dasarnya, penggunaan VPS adalah sebuah langkah solutif bagi website dengan trafik-menengah tinggi.

VPS dapat dimanfaatkan ketika Anda belum membutuhkan kapasitas sebesar dedicated server, namun penggunaan shared hosting sudah tidak dapat mengakomodasi kebutuhan Anda.

Dalam pengelolaannya, VPS mirip dengan dedicated hosting karena memiliki alokasi resource tersendiri, sehingga bisa diatur secara personal. 

Namun secara konsep dasar, VPS masih sama dengan shared hosting karena masih berbagi satu mesin server fisik dengan pengguna lain. 

Berikut detail penjelasannya:

1. Trafik Website Terlalu Tinggi

Pengunjung website yang kian banyak setiap harinya tentu menjadi impian setiap pemilik situs.

Namun naiknya pengunjung juga berarti kenaikan trafik website.

Saat kenaikan pengunjung mencapai 2000 orang per hari atau lebih, sebaiknya Anda segera berpindah ke VPS.

Ada dua hal yang akan terjadi bila Anda masih terus bertahan dengan shared hosting.

Pertama, proses loading menuju halaman website Anda akan melambat.

Pasalnya, Anda menggunakan space disk dan bandwidth secara bersamaan dengan beberapa website lain.

Proses loading halaman website yang lama akan mempengaruhi tingkat bounceback pengunjung.

Kedua, perusahaan layanan penyedia shared hosting bisa menangguhkan website Anda.

Biasanya, perusahaan layanan hosting akan memberikan beberapa kali pemberitahuan bahwa website Anda sudah memakai terlalu banyak resource server sebelum pada akhirnya memberi penangguhan.

2. Penyimpanan File Berukuran Besar 

Jika website membutuhkan space disk atau ruang penyimpanan yang besar, Anda perlu berpindah menggunakan VPS.

Website yang membutuhkan space disk besar adalah website yang seringkali membuat konten berisi gambar, video, dan audio beresolusi tinggi . 

Begitu juga untuk Anda yang ingin mengaktifkan suatu aplikasi khusus untuk menunjang performa website.

Contohnya website untuk e-commerce, gaming, dan musik.

Dengan menggunakan VPS Anda dapat menentukan besaran space disk yang dibutuhkan. 

3. Butuh Privasi Tingkat Tinggi

Bagi Anda yang membutuhkan privasi tingkat tinggi namun belum ingin merogoh kocek terlalu dalam dengan menggunakan dedicated hosting, VPS adalah pilihan yang tepat.

VPS juga memungkinkan Anda untuk memiliki kontrol penuh terhadap server, sehingga Anda bisa mengatur konfigurasi keamanan sesuai kebutuhan. 

Kelebihan Memakai VPSVPS (Virtual Private Server)

Berikut keuntungan yang akan Anda dapatkan ketika menggunakan VPS:

1. Resource Terjamin

Ketika menggunakan VPS segala resource seperti bandwidth dan RAM akan dialokasikan seluruhnya untuk website Anda.

Contohnya pada Bandwidth, dengan VPS Anda bisa mendapat kapasitas jumlah konsumsi transfer yang lebih tinggi.

2. Memiliki Kontrol Penuh Server

Anda memiliki kontrol sepenuhnya terhadap virtual machine Anda dengan mendapatkan akses ke root server.

Hall ini memungkinkan Anda untuk menginstal dan menguninstal aplikasi perangkat lunak sesuai keinginan.

3. Skalabilitas

Seiring berjalannya waktu, skala resource yang dibutuhkan website mungkin akan bertumbuh mengikuti kemajuan bisnis Anda. 

Ketika menggunakan VPS, Anda bisa dengan mudah menambah besaran resource yang dibutuhkan.

4. Keamanan Server Lebih Baik

Meski dalam satu server terdapat beberapa virtual server, pengguna lain dijamin tidak bisa mengakses file dan database Anda.

Kemudian, VPS juga menyediakan fitur backup secara online untuk melindungi data Anda jika terjadi masalah pada server. Sehingga, data yang rusak atau hilang bisa segera dipulihkan.

5. Performa Lebih Baik

Dengan VPS, performa website Anda akan lebih baik karena resourcenya tidak dibagi-bagi dengan pengguna lain. Jadi, proses loading website tidak akan mengalami downtime karena terpengaruh pengguna lain.

Kekurangan Memakai VPS

Dibalik kelebihan suatu produk maupun layanan, pasti ada juga kekurangannya. Berikut beberapa kekurangan menggunakan VPS:

1. Harus Menguasai Pengetahuan Teknis

Kebebasan kontrol yang ditawarkan oleh VPS berbanding lurus dengan tuntutan penguasaan teknis terkait server.

Anda paling tidak harus menguasai skill IT administration dan troubleshooting, begitu  juga dengan skill pengelolaan cPanel dan Plesk.

Sebab, sebuah kesalahan pada konfigurasi server dapat berakibat fatal, seperti website down hingga terbukanya celah keamanan bagi para hacker.

Hal ini dapat diatasi dengan menyewa tenaga ahli atau menggunakan layanan VPS managed, namun ini juga berarti menambah anggaran bulanan Anda.

2. Harga Lebih Mahal

Seperti fasilitas lain yang bersifat private, harga yang ditawarkan tentu lebih mahal dari pada fasilitas umum. Jika Anda masih dalam masa perintisan perusahaan, harga VPS mungkin terasa kurang bersahabat.

Baca juga: Pentingnya SSL untuk Website Anda

Kesimpulan

Nah, begitulah ulasan mengenai apa itu VPS hingga kelebihannya dan kekurangannya. 

Semoga artikel ini memberi pencerahan bagi Anda yang sedang mempertimbangkan untuk menggunakan VPS.

Bagi Anda yang baru mulai merencanakan pembuatan website jangan lupa ya untuk pesan di Aksara Data Digital. Kami menyediakan domain Indonesia maupun Internasional dengan harga yang bersahabat.

Bagi Anda yang ingin menambah pemasukan dengan menjadi reseller domain juga bisa banget lho!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *