Apa Itu Proxy? Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Cara Kerjanya

3 min read

apa itu proxy

Tahukah Sobat Aksara bahwa saat mengakses internet, ada pihak lain yang dapat mengintip data-data Anda seperti perangkat komputer apa yang Anda gunakan hingga lokasi akses Anda?

Fakta ini cukup membuat beberapa orang tidak nyaman saat mengakses internet, karena memang ada beberapa resiko kejahatan siber yang mengintai. 

Tapi Anda tidak perlu khawatir, sebab kebocoran data penting tersebut dapat dicegah dengan menggunakan proxy. 

Lantas, apa itu proxy?

Langsung saja simak penjelasan tentang apa itu proxy pada ulasan di bawah ini!

Apa Itu Proxy?

apa itu proxy

Proxy adalah sistem yang berperan sebagai perantara jaringan yaitu antara client (perangkat komputer yang digunakan untuk mengakses internet) dengan server website yang dikunjungi. 

Saat menjalankan tugasnya sebagai perantara, Proxy memiliki kemampuan untuk menyembunyikan identitas asli client agar tidak terdeteksi oleh server website. 

Nah, identitas asli client yang dimaksud disini adalah IP address

Seperti yang Sobat Aksara ketahui, semua client memerlukan IP address agar dapat beraktivitas di internet. 

Tanpa IP address, server lain tidak bisa mengidentifikasi keberadaan client – sehingga client tidak bisa melakukan permintaan informasi maupun menerima informasi yang diminta dari web server. 

Fungsi Proxy

Ada lima fungsi utama yang ditawarkan oleh proxy, yaitu:

1. Caching

Pertama ada fungsi caching atau menyimpan cache.  

Caching merupakan proses proxy menyimpan berbagai data dari berbagai website yang pernah ia akses. 

Hal ini menjadikan proses akses client ke halaman website yang pernah dikunjungi menjadi lebih cepat dan lebih hemat bandwidth. 

2. Security

Proxy memiliki fungsi security atau keamanan. 

Ketika Anda menggunakan jenis proxy yang tepat, keamanan perangkat komputer Anda akan lebih terjamin. 

Sebab IP address Anda akan disembunyikan atau ditukar menggunakan IP address milik server proxy. 

3. Access

Fungsi access dalam proxy memungkinkan Anda mengakses website yang berada di luar daerah geografis Anda. 

4. Filtering

Fungsi filtering akan didapatkan pada proxy yang memiliki firewall sehingga dapat menyaring hingga memblokir IP address yang tidak diizinkan untuk mengakses perangkat atau jaringan Anda.

5.Connecting dan Sharing

Fungsi connecting dan sharing memungkinkan pengguna proxy untuk menghubungkan IP address satu dengan IP address yang lain, juga berbagi data. 

Cara Kerja Proxy 

Dalam mengakses suatu website, otomatis IP address client akan terdeteksi oleh web server agar web server dapat mengirimkan kembali data yang diminta. 

Supaya IP address client tidak langsung diketahui oleh web server dan orang lain yang ada di jaringan internet, Anda dapat memasang proxy. 

Proxy akan berperan sebagai perantara dan akan menyembunyikan IP address perangkat komputer Anda. 

Proxy kemudian akan menggantinya IP address client dengan IP address proxy server. 

IP address proxy server  inilah yang akan digunakan untuk menyambung secara langsung kepada suatu web server.

cara kerja proxy 

Jenis-Jenis Proxy

Dilihat dari cara fungsinya, proxy dikategorikan menjadi empat jenis yang berbeda:

1. Transparent Proxy

Transparent proxy tidak disarankan untuk digunakan. 

Alih-alih menyamarkan informasi client, proxy jenis ini malah akan memberikan IP address asli kepada web server. 

Hal ini tentu saja sangat merugikan, karena client akan sangat rentan terhadap serangan siber. 

Resiko yang paling sering dihadapi client ketika menggunakan proxy ini adalah serangan DDoS jenis SYN-flood. 

Selain itu, IP address Anda juga bisa terkena blokir secara permanen karena digunakan untuk melakukan kejahatan siber oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. 

2. Anonymous Proxy

Ketika menggunakan anonymous proxy, sistem tetap akan mengidentifikasikan dirinya sebagai proxy. 

Namun, yang dikirimkan kepada web server adalah IP address samaran. 

Caranya dengan mengubah bagian tertentu pada IP address Anda.  

3. Distorting Proxy

Distorting proxy memiliki fungsi yang hampir sama dengan anonymous proxy. 

Jenis proxy ini membuat IP address tidak terlihat dengan cara merekayasa IP address client. 

Namun IP address asli yang dimiliki client masih bisa dilihat melalui HTTP Header. 

4. High Anonymity Proxy

Seperti namanya, high anonymity proxy benar-benar menyembunyikan IP address client dari situs yang diakses maupun dari internet.

5. Reverse Proxy

Reverse proxy digunakan untuk mencegah client terhubung ke jaringan internet tanpa adanya persetujuan sebelumnya. 

Proxy ini sering digunakan pada jaringan pribadi untuk membatasi atau memfilter pengguna koneksi internetnya. 

6. Public Proxy

Public proxy merupakan proxy gratis yang dapat diakses oleh siapapun. 

Ia bekerja dengan cara memberikan IP address proxy kepada client dan menyembunyikan identitas client ketika mengunjungi suatu situs. 

Kelemahan dari tipe proxy ini adalah waktu akses yang cenderung lebih lambat dan keamanan yang kurang terjamin.

7. Shared Proxy

Shared proxy merupakan proxy yang bisa digunakan oleh lebih dari satu client sekaligus. 

Proxy ini memberikan akses kepada sebuah IP address yang bisa digunakan secara bersamaan dengan client lain. 

Dengan begitu, Anda bisa berselancar di dunia maya dari lokasi palsu di dunia yang bisa Anda atur sendiri dengan biaya yang relatif rendah.

Contohnya Anda sedang berada di Jogja, tapi Anda mengaturnya agar seolah melakukan browsing dari Bali. 

Kelemahannya adalah jika ada salah satu anggota yang melakukan tindakan tidak bertanggung jawab. 

Anda bisa turut terkena dampak, seperti diblokir secara permanen dari situs-situs tertentu. 

8. Residential Proxy

Residential proxy terikat dengan perangkat seperti smartphone atau desktop dan dikenal lebih dapat diandalkan. 

9. SSL Proxy 

SSL Proxy (Secure Socket Layer Proxy) bekerja dengan mengkombinasikan kinerja proxy dan SSL untuk meningkatkan keamanan. 

Koneksi dari client dan server akan dienkripsi sehingga tidak dapat dibaca oleh pihak lain. 

10. Data Center Proxy

Data center proxy merupakan server yang secara fisik dapat diletakkan di dalam data center. 

Proxy ini bertugas untuk memproses permintaan akses client. 

Proxy jenis ini cocok digunakan oleh client yang membutuhkan kecepatan akses data yang tinggi.

Disisi lain, data center proxy tidak menawarkan fitur samaran. 

Jadi, identitas client dapat dilihat dengan dengan jelas di internet. 

Manfaat Menggunakan Proxy

apa itu proxy

Mungkin saat ini muncul pertanyaan di benak Anda, kenapa penting bagi suatu perangkat komputer untuk menggunakan proxy?

  1. Menyembunyikan identitas client di dalam jaringan internet.
  2. Meningkatkan keamanan client.
  3. Untuk pemantauan trafik.
  4. Untuk mengakses website yang diblokir.
  5. Dapat mempercepat distribusi data internet.
  6. Untuk melakukan pembatasan client.
  7. Dapat digunakan untuk mengatur penggunaan bandwidth. 

Kerugian Menggunakan Proxy

Walau memiliki manfaat yang cukup signifikan demi keamanan Anda saat berseluncur di dunia maya, penggunaan proxy tetap memiliki beberapa efek kerugian kecil. 

  1. Penggunaan free proxy dapat menimbulkan overload connection karena terlalu banyak client yang mengajukan permintaan akses.
  2. Free proxy tetap dapat disusupi iklan. 
  3. Server proxy bisa saja memberikan file yang telah expired yang berada di dalam cache. 

Kesimpulan

Jadi, dapat kita simpulkan bahwa Sobat Aksara dapat memasang proxy agar mendapatkan keamanan yang lebih baik saat berselancar di internet.  

Sebab proxy akan menjembatani koneksi client dengan web server melalui jaringan internet.

Yang dilakukan proxy saat menjadi perantara adalah membantu menyembunyikan IP address client (perangkat komputer yang Anda gunakan).  

Sekarang Sobat Aksara sudah lebih memahami apa itu proxy, bukan?

Jangan lewatkan berbagai artikel menarik lain dari Aksara Data Digital, platform reseller hosting dan domain terpercaya dengan layanan terbaik dan berbagai promo menarik, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published.